Minggu, 12 Februari 2012

Bidaah Modernisme Gereja Katolik


Banyak umat bahkan sebagian klerus di Indonesia yang sudah terinfeksi bidaah modernisme.

Apa-apa harus berdasar Konsili Vatikan II !

Kata mereka: "Konsili Trent, Konsili Nicea, Konsili Florence, dll sudah tinggalkan. Itu adalah peninggalan abad pertengahan, tidak sesuai dengan jaman sekarang dan sudah "diupdate" oleh semangat KV II."

Gereja sudah BERUBAH!!! (Astaga?!?)

Padahal mereka juga salah tafsir tentang Konsili Vatikan II. Konsili Vatikan II sendiri bukanlah 'superdogma', melainkan hanyalah Konsili Pastoral yang mana TETAP berdasarkan Tradisi Gereja. Artinya, Konsili Trent, Nicea, Vatikan I, Florence, dan konsili-konsili dogmatis lainnya LEBIH TINGGI kedudukannya daripada Konsili Vatikan II karena KV II hanyalah konsili pastoral, bukan dogmatis.

Bidaah Modernisme, apakah itu?

Modernisme adalah bidaah yang mengajarkan bahwa ajaran-ajaran Gereja yang lalu-lalu adalah "usang", sehingga perlu "diupdate" agar ajaran tersebut cocok dengan zaman ini. ajaran Gereja yang biasanya sering menjadi korban para modernist adalah EENS, dimana para modernist itu berkata bahwa EENS hanya berlaku zaman dahulu, jaman sekarang EENS sudah tidak relevan lagi, tidak sesuai zaman, dsb. Di masa depan mungkin di abad 22, para modernist itu mungkin mengatakan bahwa Gereja harus memperbolehkan pernikahan homoseksual (yang mana adalah dosa berat dan melanggar kodrat!) karena di abad 22 sedang tren-trennya pernikahan homoseksual.

Hal ini tentunya tidak mungkin karena :

1) Dogma tidak dapat dianulir oleh Konsili atau bahkan Paus sekalipun.

2) Dogma adalah merupakan pewahyuan Allah. Jika kemarin Allah mengatakan "A", kemudian esoknya Ia mengatakan "B". Tentulah hal ini berkontradiksi sementara Allah sendiri TIDAK DAPAT MENGKONTRADIKSIKAN dirinya sendiri!

3) Dogma berlaku sepanjang jaman. Jika semenjak dulu Gereja telah memproklamirkan Dogma EENS secara kebal sesat, maka EENS tetap akan berlaku sepanjang masa.

"Gereja Roma yang Kudus benar-benar mempercayai, meyakini, dan menyatakan bahwa mereka yang TIDAK HIDUP dalam Gereja Roma Katolik, tidak hanya Kafir, tapi juga penganut Yudaisme, Bidat, dan Skismatik TIDAK BISA menjadi pengikut serta dalam kehidupan kekal, tapi akan pergi ke dalam API yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya."
~ Paus Eugene IV dan Konsili Florence (A. D. 1438 - 1445) ~

"Umat Katolik yang Liberal adalah MUSUH terburuk Gereja Katolik."
~ Yang Terberkati Paus Pius IX ~

In Spiritu Domini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...