Jumat, 01 Juni 2012

Hagia Sophia, Gereja Mempesona yang Berubah Menjadi Masjid

Hagia Sophia, bahasa Arab: آيا صوفيا , (bahasa Turki: Aya Sofya; bahasa Yunani: Aγια Σοφία, "Kebijaksanaan Suci"), Sancta Sophia dalam bahasa Latin atau Aya Sofya dalam bahasa Turki, adalah sebuah bangunan bekas basilika, masjid, dan sekarang museum, di Istanbul.

Setelah kejatuhan Konstantinopel, Gereja Hagia Sophia yang sangat indah beralihfungsi menjadi Masjid

Masa Kekaisaran Bizantium

Sampai tahun 1453, Hagia Sophia ialah gereja katedral (basilika) Bizantium yang dibangun oleh Konstantius, putra Konstantin yang Agung. Gereja ini sering jatuh bangun dihantam gempa, meski bangunannya dibuat berbentuk kubah. Pada 7 Mei 558, di masa Kaisar Justinianus, kubah sebelah timur runtuh terkena gempa. Pada 26 Oktober 986, pada masa pemerintahan Kaisar Basil II (958-1025), kembali terkena gempa.

Akhirnya renovasi besar-besaran dilakukan agar tak terkena gempa di awal abad ke-14. Keistimewaan bangunan ini terletak pada bentuk kubahnya yang besar dan tinggi. Ukuran tenghnya 30 m. Tinggi dan fundamennya 54 m. Interiornya dihiasi mosaik dan fresko, tiang-tiangnya terbuat dari pualam warna-warni, dan dindingnya dihiasi ukiran.

Setelah menjadi Masjid, semua icon dalam Gereja dicat sampai bersih, salib pada kubah diganti bulan sabit, dan penempelan kaligrafi Arab

 

Masa Turki Utsmani

Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada hari Selasa 27 Mei 1453 dan memasuki kota itu, Mehmed II turun dari kudanya dan bersujud syukur kepada Allah, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia. Jumatnya langsung diubah menjadi masjid untuk salat Jumat.

Berbagai modifikasi terhadap bangunan segera dilakukan agar sesuai dengan corak dan gaya bangunan masjid. Pada masa Mehmed II (1444-1446 dan 1451-1481) dibuat menara di selatan. Selim II (1566-1574) membangun 2 menara dan mengubah bagian bangunan bercirikan gereja. Termasuk mengganti tanda salib yang terpampang pada puncak kubah dengan hiasan bulan sabit.

Lantas selama hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai masjid. Patung, salib, dan lukisannya sudah dicopot atau ditutupi cat.


Masa 'Modern'

Pada tahun 1937, Mustafa Kemal Atatürk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Mulailah proyek "Pembongkaran Hagia Sophia". Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.

Sejak saat itu, Gereja Hagia Sophia dijadikan salah satu objek wisata terkenal oleh pemerintah Turki di Istambul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Bizantium yang indah mempesona.

Puji Tuhan akhirnya pemerintah Turki mengembalikan icon dalam Gereja Hagia Sophia (sekarang sudah jadi museum)

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Hagia_Sophia

Baca juga:

18 komentar:

  1. allhamdullilah dibawah pemerintahan PM Erdogan ada niatan untuk mengembalikan hagia sofia menjadi masjid hagia sofia kembali.

    karena sekarang tiap hari jum'at ribuan orang rutin melakukan shalat jum'at di halaman hagia sofia dan sebentar lg d dalam hagia sofia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. The best Leader "Mustafa Kemal Atatürk" sudah memberikan teladan & memutuskan yang terbaik untuk melestarikan budaya & sejarah bangsanya secara adil dengan menjadikan tempat bersejarah sebagai MUSEUM sehingga bisa dilihat oleh dunia tidak hanya untuk kepentingan kelompok tertentu....sampai akhir hayatnya bapak Ataturk benar2 mengabdikan jiwa & raganya bagi negara ..tidak ada barang ataupun kekayaan yg dia miliki secara pribadi semua diatas namakan negara..so silahkan bisa dibandingkan dengan penguasa yg sekarang ( seandainya di Turki juga ada KPK bisa dicek tuh kekayaan dari mana aja )..untuk yg komentar bahwa sekarang tiap jumat ribuan orang rutin melakukan salat jumat di halaman hagia sophia maksudnya hagia sophia yang mana ? anda tinggal dimana? anda orang turki atau orang indonesia? tidak ada yg sholat di halaman hagia sophia....yang ada orang turki sejati tetap mencintai bapak Turki Mustafa Kemal Atatürk & tetap menghormati semua pesan & keputusan beliau meskipun beliau telah tiada..tiap jumat orang turki melakukan sholat di dalam BLUE MOSQUE & beberapa mesjid kecil di sekitarnya yg lokasinya memang di depan MUSEUM HAGIA SOPHIA tapi sekali lagi BUKAN di halaman Hagia Sophia ...sebelum menulis komentar apalagi untuk informasi umum yg sifatnya sensitif alangkah baiknya kalau anda cek dulu, belajar sejarah yang betul ( bukan bikin sejarah sendiri ) supaya tidak salah info yang bisa menyebabkan kesalahan fatal yg turun menurun .

      Hapus
    2. Jika Presiden Erdorgan merubah Hagia Sofia menjadi Masjid,
      Maka akan timbul konflik antara kaum Sekuler & Islamis.
      & juga timbul Konflik antar Turki & Yunani.
      Kristen Ortodok menghendaki agar Hagia Sofia di jadikan
      Museum.

      Hapus
  2. Umat kristiani tidak perlu membenci umat muslim, begitupun sebaliknya, umat muslim tidak perlu membenci umat kristiani. Persatuan akan hancur karena masalah agama. Jadikanlah agama sebagai pedoman hidup untuk berbuat baik, bukan untuk berbuat jahat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari semua komentar yang, cuma ini yang paling bener.

      Hapus
  3. puji tuhan, akhirnya umat muslim beribadah kembali di dalam gereja

    BalasHapus
  4. di mana yang anonim maksud? ( umat muslim beribadah kembali di dalam geraja ) kalau nulis di liat dong yg di atas wkkwkw

    BalasHapus
  5. Khilafah Ottoman, Seljuk Turki & Bangsa Moor adalah bangsa Penjajah. Islam di sebarkan dgn Pedang & Penaklukan.Buktinya Turki Ottoman merebut Konstaninopel dari Romawi Timur (Binzatium) mengganti kota menjadi Istanbul.Non Muslim di negara Islam Timur Tengah di jadikan Dhimmi warga kelas dua.Non Muslim di kenakan pajak JIZYAH yg sangat tinggi.Jizyah pajak jaminan keamanan bagi non Muslim di negara Islam Timur Tengah.

    BalasHapus
  6. muslim pengen beribadah di gereja. wakakaka. masjidnya sendiri udah penuh kuman

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak usah ngejek agama lain, agamamu sendiri apa????

      Hapus
  7. Ottoman Khilafah Turki bangsa Perampok, menjarah Gereja Hagia Sophia lalu di jadikan Mesjid. Coba kalau di balik Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem di jadikan Sinagoga pasti Muslim kebakaran jenggot di Zolimin sama Kafir Eropa & Zionist Israel.

    BalasHapus
  8. Perang Badar menurut Muslim Perang Suci, padahal menurut Ibnu Ishaq perang Badar adalah Perampokan besar-besaran yg di lakukan oleh muhammad & antek2nya.Muslim selalu membela diri dgn alasan di Zolimi oleh orang2 Kafir & Yahudi.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Iya betul hagia sophia itu dulu gereja tapi setelah konstantinopel dikalahkan oleh ottoman maka berubah jadi mesjid. Tapi pada masa attaruk dirubah jadi museum Demikian juga lokasi dome of the rock di yerusalem yg semulaya merupakan tempat sinagoga (tempat sembahyang Yahudi) sekarang mejadi kawasan islam, Saat ini orang kristen dan yahudi dilarang ke sana.... Silahkan pembaca renungkan seperti apakah agama islam itu ???

    BalasHapus
  11. islam agama rahmatan lilalam arti menyayai seluh mahluk citaan Allah. islam adlh agama sluruh pararosul dari nabi Adam smpi Muhammad. islam tidak pernah menjajah suatu negara, melaikan hanya mempaikan sembahlah, memintalah, hanya kpd pencipata seluruh mahluk yaitu Allah. bukti islam kalau berperang tidak sadis, melikiki standar moral yg tinggi. Masuk islam pasti akan bahagia didunia & akhirta.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...