Kamis, 14 Juni 2012

Partai Damai Sejahtera (PDS) Siap Mediasi Jemaat Gereja di Aceh Singkil


JAKARTA - Tetap semangat dan tabah menghadapi tekanan, tetap kompak dan usahakan miliki perwakilan di DPRD setempat saat pemilu dan tetap memperjuangkan hak-haknya secara konstitusi. Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu yang bersama pengurus DPP PDS di antaranya Bendahara Umum, Ferry Regar mengunjungi jemaat sejumlah gereja yang ditutup di Kabupaten Aceh Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam Sabtu (9/6) siang.

Denny katakan pula, PDS siap memediasi untuk  publikasi agar dunia tahu ketidakadilan dan pelanggaran Hak Asasi jemaat sebagai manusia merdeka yang sedang terjadi di wilayah tersebut.  “Jemaat di sana beribadah di ondong-ondong yang tidak layak, dan itu pun sudah disegel. Melihat keadaan mereka dari dekat seperti hidup di alam penjajahan,” jelas Denny prihatin.

Dibenarkan dia ada 16 Gereja dan 1 tempat ibadah kelompok kepercayaan ‘Parmalim’ yang ditutup karena adanya tekanan dari ormas tertentu yang cukup dominan untuk mempengaruhi pemda setempat melakukan penyegelan dengan alasan tidak ada IMB dengan dasar SKB 2 Menteri, Peraturan Gubernur NAD dan Qanun Singki. Padahal gereja di sana sudah berdiri sejak tahun 50-an dan Gereja Katolik sejak tahun 70 an.
“Sejauh ini tidak ada solusi atas permasalahan ini sebab, setiap pertemuan selalu ada pemaksaan kehendak secara sepihak dan mereka tidak diperlakukan secara adil,” tambah Denny.

Maka kedatangan rombongan PDS bersama GMKI dan GAMKI Sumatera Utara itu pun menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepedulian dan empati yang nyata dengan memberikan persembahan kasih kepada perwakilan Gereja Katolik dan beberapa Gereja Kristen PakPak Dairi (GKPPD) yang menjadi gereja mayoritas di sana. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...