Minggu, 05 Agustus 2012

Rhoma Irama: Ibukota Dipimpin Cina Kristen, Malu Kita!


Bagi musisi kondang Rhoma Irama, Pilkada DKI putaran kedua pada 20 September nanti akan menjadi pertarungan hidup mati antara Foke-Nara vs Jokowi-Ahok. Namun masalah Pilkada DKI bukan hanya persoalan Foke-Nara vs Jokowi-Ahok, tetapi sudah menjadi pertarungan pribumi vs non pribumi dan muslim vs non muslim. Sebab jika berhasil, mereka akan menguasai pemerintahan Ibukota dengan segala kebijakan dan problematikanya selama 5 tahun mendatang. Jika yang menang ternyata pasangan Jokowi-Ahok, maka akan menjadi aib besar bagi bangsa Indonesia.

Berikut ini wawancara Suara Islam dengan Raja Dangdhut Rhoma Irama di kediamannya yang asri di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2012) lalu.

Dalam Pilkada DKI Jakarta, bagaimana jika pemimpin non muslim tampil memimpin umat Islam?

Kalau sampai itu terjadi, artinya umat sudah tidak taat lagi sama ulama. Kalau sudah begitu, maka Allah SWT akan menurunkan tiga bercana. Pertama, akan dicabutnya keberkahan dari rizki berbagai macam usaha. Kedua, akan diutus penguasa yang dholim, artinya penguasa tidak Islami. Dimana kebijakan dan keputusan politiknya akan bertentangan dengan Islam. Ketiga, akan keluar dari dunia tanpa membawa iman, karena orientasinya sudah tidak lagi agama tetapi materi dunia.

Wakil Gubernur DKI otomatis menjabat Ketua BAZDA (Badan Amil Zakat Daerah) dan Ketua Pembina JIC (Jakarta Islamic Centre). Bagaimana jika Wagubnya Kristen?


Gubernur dan Wagub adalah satu paket, tidak bisa dibedakan. Menurut UU, ketika Gubernur berhalangan tetap atau mangkat, maka wakilnya otomatis mengggantikannya. Kita tidak bisa melihat satu pihak saja tetapi keduanya. Dalam konteks aqidah Islam, Allah SWT melarang keras umat Islam memilih pemimpin non muslim, seperti dalam surat An Nisa’ ayat 144, Dimana Allah SWT melarang orang beriman memilih orang kafir sebagai pemimpin. Sanksinya sebagai munafik dan menjadi keraknya neraka. Dalam surat Al Maidah ayat 51 ditegaskan, jangan mengangkat orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Jika memilih mereka, maka akan digolongkan kedalam golongan mereka. Pemimpin kafir pasti akan membuat kebijakan-kebijakan yang menabrak nilai-nilai Islami, sehingga dilarang keras memilihnya.

Di Jakarta, mereka terang-terangan jika nanti menang tidak akan menggunakan kitab suci sebagai acuan pemerintahannya dan akan melaksanakakan pemerintahan secara sekuler.  Ini sudah secara terang-terangan. Jadi kalau umat Islam mau memilih mereka, maka hukumannya akan ditimpakan tiga bencana seperti diatas. 

Jika seorang ulama atau mubaligh berbicara politik di Masjid, apa bisa disebut SARA sebagaimana yang pernah anda alami?

Saya kira ini menjadi pembelajaran bagi seluruh warga bangsa, jadi bukan hanya Jakarta saja. Setiap kandidat harus jelas identitasnya, sehingga masyarakat tidak seperti memilih kucing dalam karung. Dalam rangka mengungkapkan biodata seorag pemimpin, tidak bisa dikatakan SARA, sebab  dalam rangka semangat keterbukaan.

Umat Islam Indonesia terlalu toleran, sebab dua propinsi mayoritas Islam Kalbar dan Kalteng, Gubernurnya Kristen. Padahal Gubernur Islam jelas tidak mungkin memimpin  Bali, NTT, Sulut  atau Papua. Bagaimana komentar anda?

Saya rasa ini bukan dalam konteks toleransi. Tidak bisa toleransi dalam Islam itu mengangkat orang kafir menjadi pemimpin. Waktu itu mereka bisa terpilih karena umat Islam terpecah menjadi tiga kelompok, sementara mereka bersatu dalam satu kelompok saja. Jelas bukan karena umat Islam  mendukung mereka untuk menjadi Gubernur. Kalau toleransi itu artinya umat Islam tidak menganggu  dan menghina agama lain. Lakum dinukum wa liyadiin.

Kelompok Cina Kristen semakin menguasai perekonomian nasional. Sekarang mereka akan berusaha untuk menguasai politik dan pemerintahan. Bagaimana jadinya nasib negara dengan mayoritas umat Islam terbesar di dunia ini nantinya?

Saya pernah punya pengalaman empiris di Singapura. Tahun 1972, saya berada disana selama 3 hari tiga malam dalam rangka megikuti Festival Pop Singer ASEAN pertama yang diikuti sembilan negara. Alhamdulillah, saya sebagai juara pertama, sehingga saya dapat gelar South East Asia Super Star.

Waktu itu saya tinggal bersama satu satunya Menteri Singapura bersuku Melayu dan beragama Islam, Tengku Ghazali Ismail sebagai Menteri Kebudayaan dibawah PM Lee Kwan  Yew.  Sejak 1972 beliau sudah mengingatkan saya untuk mengingatkan Bang Ali Sadikin Gubernur DKI Jakarta. Katanya,  tolong ingatkan Bang Ali supaya hati-hati terhadap bahaya kuning, bahaya Cina. Saya melihat Jakarta ini secara ekonomis sudah dikuasi Cina, padahal itu 40 tahun lalu. Dulu Johor Malaysia awalnya ekonominya dikuasia Cina kemudian politik dikuasianya pula sehingga lahirlah negara Sigapura. Saya khawatir Jakarta akan seperti Singapura, kata Tengku Ghazali Ismail.

Sebab Kalau secara politik sudah dikuasai Cina, maka bukan mustahil suatu saat Jakarta akan menjadi Singapuranya Indonesia, sehingga akan menjadi negara sendiri. Ini suatu kekhawatiran yang sangat rasional.

Dalam kasus pemerintahan Jokowi di Solo dengan wakilnya FX Hadi Rudyatmo yang Katolik, ternyata 71 persen bantuan APBD diberikan ke Kristen, pembangunan Gereja meningkat  dan para pejabat Solo mayoritas Kristen. Apakah itu nanti bisa terjadi di Jakarta jika Jokowi-Ahok Cina Kristen berkuasa?

Saya rasa tragedi di Solo bisa menjadi acuan seperti itulah Jokowi, artinya lebih mengutamakan Kristen daripada Islam. Makanya keIslaman Jokowi masih perlu dipertanyakan, karena ada data seperti anggaran APBD 71 persen digunakan untuk kepentingan Kristen dan wakilnya selalu Kristen. Artinya kalau dia selesai jabatannya, maka yang akan naik wakilnya yang Kristen. Sepertinya ada sebuah skenario dari Jokowi untuk mengangkat orang Kristen. 

Pernyataan si Ahok Cina Kristen yang akan lebih taat pada konstitusi daripada ayat-ayat suci, apakah ditujukan kepada umat Islam?

Tidak ada kitab suci yang komprehensif yang dapat mendirikan sebuah negara kecuali Al Qur’an. Makanya tidak ada negara Kristen, Hindu atau Budha, yang ada negara Islam. Karena ajaran mereka tidak mampu mencakup kelengkapan sebuah negara. Karena Islam agama yang sempurna, maka cuma Islamlah yang dapat membuat negara Islam dengan Undang-Undang dari Al Qur’an itu sendiri. Kalau dia mengatakan tidak mau kitab suci, artinya tidak mau menggunakan Al Qur’an sebagai acuan. Artinya, kalau dia memerintah pasti semua kebijakannya akan menerjang Al Qur’an, ini akan sangat berbahaya. Apalagi Allah SWT sudah secara tegas menyatakan kalau orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridho kepada umat Islam sebelum umat Islam mengikuti mereka, sebagimana disebutkan dalam  surat Al Baqoroh ayat 120.

Sekarang terungkap ternyata Jokowi anggota Rotary Club dan istrinya Lions Club. Padahal kedua ormas itu menjadi organ gerakan Yahudi internasional. Dikhawatirkan nantinya Yahudi akan lebih berperan lagi di Indonesia?


Itulah artinya anda sendiri sudah melihat bahaya yang akan terjadi jika Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dengan menjadi anggota Rotary Club, sudah menjadi indikator kalau dia agen Yahudi di Indonesia. Terbukti dia lebih mengutamakan membantu perkembangan Kristen daripada Islam. Juga lebih memilih wakil Kristen seperti dalam kasus Solo dan Jakarta. Ini seharusnya sudah menjadi indikator siapa dia sebenarnya.

Dikhawatirkan Jokowi tidak sampai 2017, tetapi akan berhenti pada 2014 demi mengincar kursi RI-1 atau RI-2. Maka praktis kursi Gubernur DKI akan diserahkan ke Cina Kristen Ahok.  Bagaimana komentar anda?

Ini menunjukan integritas Jokowi sangat rendah dan dedikasinya sangat lemah, Itu menunjukkan akhlaqul sayyi’ah atau akhlak yang buruk. Jadi tidak ada pertanggungan jawab dia sebagai seorang pemimpin. Itu sudah dia tunjukkan dari Solo loncat ke Jakarta. Apalagi jika nanti ada skenario dia akan loncat ke RI-I atau RI-2. Jadi harus disosialisasikan ke masyarakat, padahal selama ini dikesankan Jokowi selalu bersih. Kalau seperti itu sangat jauh panggang daripada api.

Bagaimana pesan anda sebagai seorang mubaligh sekaligus musisi kondang kepada umat Islam DKI Jakarta dalam menghadapi pencoblosan putaran kedua 20 September nanti?

Pertama, memilih pemimpin dalam hukum Islam adalah wajib, sedangkan dalam bernegara hanya menjadi hak warga negara. Sabda Nabi Muhammad SAW, apabila ada tiga orang diantara kamu maka angkatlah seorang sebagai pemimpin. Jadi memilih pemimpin itu hukumnya wajib. Karena itu jangan sampai ada umat Islam yang mengabaikan persoalan Pilkada DKI ini dengan tidak memilih, apatis atau menjadi golput, karena itu berdosa apalagi dalam kondisi seperti ini.

Kedua, karena sekarang ini bukan lagi masalah Jokowi Foke, tetapi telah menjadi masalah pribumi dan non pri atau muslim non muslim. Jadi kasusnya sudah seperti itu.

Jadi umat Islam harus betul-betul menggunakan hak pilihnya untuk memenangkan Islam itu sendiri. Sebab kalau tidak, maka ini akan menjadi musibah yang sangat besar. kalau sampai Ibukota Jakarta dipimpin seorang Cina Kristen, maka suatu aib besar bagi bangsa Indonesia.

Pertama, dalam rangka martabat bangsa sudah tercabik-cabik, dimana kita sebagai bangsa besar dipimpin seorang Cina. Kedua, sebagai umat Islam juga suatu aib besar. Sebuah dosa besar kalau pemimpin Ibukota yang merupakan gerbang negara ini dipimpin seorang Cina Kristen. Jadi hal itu tidak boleh terjadi. Karena itu merupakan tanggungjawab umat Islam semua untuk memenangkan pribumi dan umat Islam. Jadi bukan soal Foke dan Jokowi.

46 komentar:

  1. Rhoma Irama telah berubah dari seorang Raja Dangdut menjadi SAMPAH BANGSA.............

    BalasHapus
    Balasan
    1. Membaca statement Rhoma Irama ini, saya sebagai muslim jadi tidak simpatik dengan beliau. Karakter Rhoma Irama bisa diprediksi dari ungkapan-ungkapannya ialah memmbenci sesama yang tidak seiman, pemecah belah, semangat nasionalisme dan pluralisme khas Indonesia nooooool. Sangat tidak cocok untuk menjadi pemimpin tingkat mana pun di negara kita ini.

      Hapus
    2. Bukan sj sampah bangsa tapi sampah bagi Islam sendiri

      Hapus
    3. Kabarnya dia juga punya komplek di Dolly Surabaya. Dasar Munafik

      Hapus
    4. Wah Ternyata Posting Anda benar juga, memang dia memiliki beberapa komplek di Jarak, dasar sampah masyarakat, Sebagai umat Muslim saya sendiri merasa malu dan risih dengan sepak terjangnya si Raja Kendang itu. Mending sekalian ganti profesi dan nama: Raja Germo. LEBIH KEREN.

      Hapus
    5. ada buktinya tidak kalau rhoma punya komplek jarak dolly ?

      Hapus
    6. Jadilah muslim yang kaffah (menyeluruh), selalu membela Islam dan muslimin dan kata dan tingkah lakunya harus dan wajib tidak boleh meyerupai dengan tingkah laku non muslim, kecuali dalam hal-hal yang tak prinsip saja. Bacalah ayat-ayat al Qur'an yang sempurna, baru baca UUD Ri, kalau yu mengaku muslim yang kaffah, kawan !

      Hapus
  2. BANG RHOMA OTAKMU KAYAK BABI AJA

    BalasHapus
  3. HAY RHOMA IRAMA URUSLAH MENYANYI,,, KMU TIDAK PANTAS BERBICARA BEGITU KRN NEGARA INDONESIA INI BUKAN MILIK ISLAM SAJA, TAPI MILIK SEMUA AGAMA YANG ADA DI INDONESIA...

    BalasHapus
  4. 1.karena orientasinya sudah tidak lagi agama tetapi materi dunia.Allah SWT melarang keras umat Islam memilih pemimpin non muslim, seperti dalam surat An Nisa’ ayat 144, Dimana Allah SWT melarang orang beriman memilih orang kafir sebagai pemimpin. Sanksinya sebagai munafik dan menjadi keraknya neraka. Dalam surat Al Maidah ayat 51 ditegaskan, jangan mengangkat orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Jika memilih mereka, maka akan digolongkan kedalam golongan mereka. Pemimpin kafir pasti akan membuat kebijakan-kebijakan yang menabrak nilai-nilai Islami, sehingga dilarang keras memilihnya.
    2. karena orientasinya sudah tidak lagi agama tetapi materi dunia.
    3.tidak bisa dikatakan SARA, sebab dalam rangka semangat keterbukaan.

    rhoma irama antek provokator ,watak jelek dan udah tidak laku di pasaran dandut mana mungkin bisa pilkada RI 1 dan RI 2 bisa jadi rakyat jd istri mu yang ke 6 sampai engkau masuk kubur ...hanya agar dia terpilih jd ri dan menjadi provokator bayaran ...kata kata mu tak sebanding dengan kehidupanmu kawin cerai dan LEMBAH DOLLY

    BalasHapus
  5. Cuma satu kata: MUNAFIK...!!!

    BalasHapus
  6. Ini adalah keniscayaan bagi agama yang tidak memisahkan urusan politik dengan urusan agama. Agama seperti demikian akan memandang bahwa tujuan ideal para pemimpin mereka adalah menciptakan suatu sistem pemerintahan yang berdasarkan asas agama mereka, yang dipimpin oleh ulama mereka. jika ada pemimpin yang berasal dari lain agama, mterbakarlah mereka dengan api yang menyesakkan dada. uniknya, karena disisipi oleh kepentingan politik, sepanjang sejarah terbukti sistem pemerintahan yang menggabungkan urusan negara dan agama tidak akan bertahan karena keretakan internal.

    btw sebagai intermezzo. bang Rhoma ini harus lebih sering buka wawasan. semua orang tahu bahwa ada namanya negara Kristen (Inggris, Armenia), pernah ada namanya negara Hindu (Nepal), ada negara Budha (Thailand), ada negara Shinto (Jepang)

    BalasHapus
  7. hahahaha...... saya ketawa membacanya, terlebih kalau lihat percakapannya dengan najdwa shihab. Rhoma Iram sendiri sudah melanggar aturan agamanya, dia sudah berbuat dzalim terhadap orang lain. Munafik mungkin cocok buat Rhoma Irama......

    BalasHapus
  8. Rhoma irama......anda adalah salah satu terotis yg belum tertangkap!
    anda bagaikan Tuhannya manusia di dunia ini! Mungkin Rhoma tidak sadar,bahwa harkat dan martabatnya,berdiri sejajar dengan mereka yang dinilai kafir!
    ........jika ada 10 manusia di dunia ini,yg sama seperti Rhoma Irama,maka tamatlah segala bentuk kehidupan manusia. ......seharusnya, anda tidak layak dilahirkan di dunia ini rhomaaaa..!!!

    BalasHapus
  9. bang roma...coba ada sedikit ada kasih dlm hati anda pak..,pasti anda tdk mengeluarkan kata2 yg tak pantas sprti itu..kmi bkn kafir ya bang roma..kmi jg manusia yg pnya hati,akal,pikiran yg tau mana yg baik dan tdk baik...tiap ada masalah,wacana,topik anda slu menghubungkan ke agama. selesaikan masalah pakai rasio pikiran dan hati yg tulus pak bukan unsur agama...anda lh sebenarnya pemecah belah rakyat indonesia bukan jahudi,bukan israel..jahudi atau israel sama sprti kita dan manusia lainnya yg pnya hati nurani,akal,pikiran, dan pnya kehidupan sehari2x...pak roma,kita sebagai manusia hrs rendah hati di hadapan sesama manusia apapun agamanya dan latar belakangnya terlebih di hadapan Tuhan...utk memilih pemimpin tdk hrs yg seiman melainkan pemimpin yg melindungi rakyat dan pnya hati mulia dan kudus dihadapan Tuhan...makasih.mohon maaf sebelumnya kl ada kata2 sy yg kurang berkenan di hati saudara/i ku.Tuhan Yesus memberkati...

    BalasHapus
  10. walah...........
    bang rhoma itu cuma executor. sedangkan di balik dia berikut atasnya masih banyak dan kuat. murni unsur politis. jangan terjebak, teliti dan pahami

    BalasHapus
  11. Rhoma Irama tdk berpendidikan tidak mengerti sejarah Negara Singapura, dulu Johor Malaysia di kuasai China kemudian Politik di kuasainya sehingga lahirnya Singapura dasar Rhoma Irama ngawur, Johor tetap wilayah Malaysia sampai sekarang. Rhoma Irama ke tangkap basah di rumah Angel Leiga, ternyata sudah nikah Siri, ngakunya partner kerja dasar manusia Munafik.

    BalasHapus
  12. Profesor gadungan....wajar ngomongnya ngawur,dasar orang gila

    BalasHapus
  13. coba kita semua jangan mencela bang oma, karena dia sudah berbicara terus terang dari hasil pemikiran otraknya dan kata hatinya dan kepercayaannya.
    sehingga kita semua jadi tahu.............. betapa GOBLOKnya dia.
    maju terus bang oma........ saya mendukung....... perlihatkan kepada dunia........ BETAPA MUNAFIQNYA DAN GOBLOKNYA ANDA.

    BalasHapus
  14. Kalo indonesia mau bubar dan perang agama, pilih saja rhoma irama. Hah kalo dia jadi presiden, seperti idiom bhs sunda. Si cepot jadi raja. Presiden rasis gitu bisa2 nginjak2 minoritas kalau jadi presiden. Bisa2 ada daerah2 yg brontak merdekakan diri misal indonesia timur & bali. Seorang presiden harus berlaku adil. Tidak mementingkan salah satu golongan. Harus netral.

    BalasHapus
  15. Kalo rhoma irama si otak udang, tukang kawin jadi presiden, kabinetnya dinamai apa? Kabinet Sonetta? Gundik2 dia ikut naek juga di kabinet? FPI dapet dukungan enak tuh dari dia. Belum lagi ada pemaksaan agama. Sekarang aja sudah keliatan gelagatnya. Cuma org dungu & tidak peduli nasib bangsa yg mau milih dia. Sama aja bunuh diri.

    BalasHapus
  16. Katanya Indonesia negara Pancasila "Berbeda-beda tetapi tetap satu" Maunya Rhoma Irama apa nih. Dari pada jadi sebuah masalah segera di basmi aja tuh.

    BalasHapus
  17. أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ. Kejebak adu domba

    BalasHapus
  18. Otaknya rhoma cuma isinya selingkuh ,"resmi"mnrt dia dengan dalih "kawin siri" .
    Penafsirannya tentang agama dangkal sekali,karena sepenetahuan saya tdk ada satupun agama yang mengajarkan keburukan ,hanya yg menafsirkannya tidak paham betul.

    BalasHapus
  19. Biasanya orang kafir yg bilang org lain kafir.

    BalasHapus
  20. Rhoma Benar tp jokowi paling benar

    BalasHapus
  21. rhoma irama, hanya ambisinya saja tanpa melihat FAEDAH

    BalasHapus
  22. Astaga, homili misa kanonisasi Paus Yohanes Paulus II sama Paus Yohanes XXIII koq isinya komentar artikel ini. Kayanya krisis iman bukan cuma di Eropa sana, Indonesia juga sama aja. Vatican ngomongin ekaristi, perjalanan bangsa Israel, kemerdekaan south africa. Ini cuma ramein orang gak penting kaya rhoma irama. Krisis iman imamat Katolik Indonesia itu sekarang rupanya juga penting didoakan

    BalasHapus
  23. Marilah kita semua memaafkan Bang Oma Irama, karena beliau sebagai "Raja Dangdut" tidak tahu apa yg harus diperbuat sebagai "capres"......dan marilah kita semua menjatuhkan pilihan pada capres Pak Jokowi, yg orangnya 1.Jujur; 2.Sederhana; 3.Merakyat; 4. Pekerja Keras dan 5. Berani buat "terobosan" untuk kesejahteraan rakyat.

    BalasHapus
  24. hanya satu kata.." Berkacalah Dirimu R H Oma Irama " karena dinamamu tertulis nama2 klas STRATA ATAS ( RADEN / RADJA dan Haji....) tetapi tingkah lakumu BECEK,,tak ojek yg membawamu ke kursi PRESIDEN..kali2 KETUA RT aja kamu tak terpilih

    BalasHapus
  25. klo jokowi jdi Ri 1pemimpin jkt bkn jokowi kasihan jkt . bener kata rhoma

    BalasHapus
  26. KITA BERDOA MINTA AGAR TUHAN MEMBERKATI DIA KARENA ITU SAMA DENGAN MELETAKKAN BARA API DI KEPALANYA.....

    BalasHapus
  27. kena batunya skrg,tuh akibat merasa diri paling bnr ....untung ga jd capres,ga pantes...

    BalasHapus
  28. Ha,,,???
    Kalbar dan kalteng mayoritas islam,,,???
    Hahaha,,,,pedenya kau bicara sperti itu,,,!!!
    Toloooollll,,,,!!!!!

    BalasHapus
  29. Hai Rhoma,,mana anita mu,,bernyanyi sajalah kau,sambil mainkan piano dan gitar tuamu,,apa yang kau tau tentang politik haa....
    Ahok itukan china yang jadi warga negara indonesia, lagian di bisa ko memajukan ibukota,,siapapun warga indonesia ini,yang mau jadi pemimpin,monggo,,,asal bisa memimpin dan mengayomi masyarakatnya..lho apa rhomaa...

    BalasHapus
  30. Eh bang rhoma, jangan merasa paling bener aja. Dg ngomong kaya begitu, malah ngerusak citra lo sendiri. Kalau sirik caranya gak kaya gini kali. Katanya mau jadi pemimpin, tapi gak bisa menghargai sesama.

    BalasHapus
  31. Media abal2 yg dibuat utk menghina umat Kristen atau Katolik...
    Bahasa wartawan dan tulisan disini saja jauh melenceng dari sesungguhnya umat Kristen atau Katolik....
    Hati2 umat Kristen atau Katolik dgn media ini dan perlu ditelusuri utk kepentingan siapa media ini dibuat....

    BalasHapus
  32. Pengen jadi gubernur ya Rhom? Udah beli kaca blm?

    BalasHapus
  33. huahahahahhaa... hAI RHOMA IRAMA manusia TOLOL, MUNAFIK, MESUM, SAMPAH & TIDAK BERPENDIDIKAN YANG NGIMPI KETINGGIAN DISIANG BOLONG. KALAU MEMANG PUNYA DUIT, LO COBA DULU DEH JADI ANGGOTA DPR BARU NGIMPI LAGI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soni hunten2, sungguh tak patut seorang manusia berakal berkata dengan kata-kata yang menyakitkan kepada sesamanya, seperti kata-kata anda tolol, sampah tak berpendidikan dll. yang ditujukan kepada Rhoma Irama itu. Orang yang beriman kepada Allah, pasti menjaga mulut dan tingkah lakunya dari yang jelek. Sebab mulut-lah manusia celaka kelak. pahamilah, hi.... !

      Hapus
  34. Sampah masyarakat berkoar-koar di medsos.... Memalukan umat Islam...

    BalasHapus
  35. Dala Al Qur'an jelas diterangkan, bahwa kaum muslimin harus memilih pemimpin muslim, karena bagaimanapun ia akan tetap tidak akan keluar dari missi Islam. Insya Allah sangat banyak muslim yang adil dan jujur lebih jujur dan adil dari Non muslim, tinggal kita sebagai rakyat, mau atau tidak pada pemimpin muslim ? Kalau tidak, Allah SWT akan mencabut keberkahan suatu negara. percaya atau tidak, terserah, yang penting saya telah memberi tahu anda. Silakan anda berkelit dengan akal anda, tapi kami kembali kepada sumber Islam yang paling benar, Yaitu Al Qur'anul kariem.

    BalasHapus
  36. Kalo pada kenyataannya pemimpin yg muslim justru malah melakukan banyak kesalahan dan penyelewengan dlm jabatannya...apakah iya kita harus ttp memilihnya???? sedangkan dilain pihak,ada calon pemimpin yg non muslim yg sangat layak untuk menjadi pemimpin,baik dari kejujurannya dan perjuangannya mengemban amat rakyat,apakah kita mesti mengorbankannya?? Otomatis bukankah itu jg akan mengorbankan bangsa dan negara kita sendiri,degn kputusan itu?? Apakah nantinya kita tidak akan ikut berdosa,kalo memilih pemimpin yg demikian?? Memang seiman,tpi kalo tidak bisa menjalankan amanat rakyat dan syari'at islam,apakah kita harus ttp memilihnya???!!! Ykonyol dong klo kya gtu....!!

    BalasHapus
  37. Menurut saya,manusia apa pun,boleh menjadi pemimpin,asalkan dia adalah seorang yang bijaksana,bisa membawa bangsa dan negara,menjadi makmur dan sejahtera.

    BalasHapus
  38. Istri siri kau dulu Lelga ,apakah bkn kafir tuch , bearti kau tuch siapa ,dsr otak dengkul ,cpt mati ajalah kau ,ingat liang lahat

    BalasHapus
  39. Di otaknya cuma ada kawin dan maksiat ga jauh beda sama binatang babi dan ayam. Beragama itu memikirkan hal hal yg sifatnya surgawi bukannya nafsu bejat sok mau jadi pemimpin dan jelekin orang. Jadi peliharaanpun kamu ga pantas Bang. Sadar dong.....

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...