Rabu, 03 Oktober 2012

Mengenal Sosok Walikota Solo yang Baru, FX Hadi Rudyatmo

FX Hadi Rudyatmo
F.X. Hadi Rudyatmo
Sosok panutan kita yang kebetulan seorang Wakil Walikota Solo, nama beliau adalah Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo atau yang lebih dikenal dengan sebutan pak Rudy. Beliau menjadi wakil walikota Solo mendampingi pak Joko Widodo selama 2 periode 2005-2012 dan sebentar lagi akan menjadi orang nomor satu di kota Solo mulai tahun 2012 menggantikan pak Jokowi.

Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo adalah sosok panutan di desa kelahirannya Badran, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo. Bapak 5 anak kelahiran 13 Februari 1960 tersebut dikenal sangat supel bergaul. Pergaulannya luas, dari tukang becak, preman kampung, sampai dengan para pengusaha lokal. Meski penganut Katolik namun Hadi Rudyatmo tidak merasa harus memilih kawan yang seiman. Beliau berkawan dengan semua orang dari berbagai golongan dan agama  dengan satu tujuan, membentuk jaringan pertemanan dan persaudaraan.

Seperti umumnya pemuda kampung, Rudy muda senang bermain sepak bola di lapangan dekat rumahnya. Rudy seringnya ditunjuk sebagai kapten kesebelasan. Bakat kepempimpinannya sudah terlihat sejak dini. Meski bukan pemain bintang, namun kesukaannya kepada permainan sepak bola tidak diragukan lagi. Hadi Rudyatmo pernah tercatat sebagai Ketua Umum Persis Solo dan Ketua Pengurus Cabang PSSI Surakarta. Kini masih aktif di dunia persepakbolaan lokal dan nasional dengan berbagai jabatan dan peran.

Peran aktif Hadi Rudyatmo di kegiatan kepemudaan kelurahan, pada akhirnya mengantarkan beliau ke kursi pimpinan cabang PDIP hingga sekarang ini. Rudy pernah tercatat bekerja sebagai supervisor di sebuah perusahaan swasta nasional di Solo. Pekerjaan itu dilepaskan saat Rudy menjabat sebagai Wakil Walikota.

Kedekatan Rudy dengan wong cilik, memberinya bekal yang kelak sangat berguna saat membantu Walikota Solo, Joko Widodo, memindahkan para pedagang pasar klithikan yang kumuh ke lokasi baru yang lebih nyaman. Pendekatan duet Jokowi - Rudyatmo yang sangat pro rakyat, peduli nasib wong cilik, terbukti sukses dalam merelokasi dan merenovasi banyak pasar tradisional tanpa kekerasan. Mereka berdua berhasil meredam gejolak yang timbul dengan sangat baik. Kunci kesuksesan duet maut tersebut adalah prinsip “memanusiakan manusia” atau dalam bahasa Jawa, nguwongke.

Tidak itu saja, program kerja mider projo, berkeliling ke kampung - kampung padat penduduk dengan berjalan kaki atau bersepeda tiap hari Jumat adalah suatu karya nyata yang dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan rakyat dari paling bawah. Jokowi - Rudyatmo menjalankan peran mereka sebagai pengayom rakyat, bukan penguasa rakyat.

Hadi Rudyatmo adalah salah satu pejabat langka di Indonesia. Meski dua kali terpilih menjadi Wakil Walikota, kekayaannya biasa saja. Untuk sekelas pejabat tinggi daerah, tidak ada yang menonjol. Rumah pribadinya di Pucangsawit nyaris menyatu dengan tetangga kiri dan kanan. Rudy menolak tinggal di rumah dinas yang sudah disediakan dengan alasan biar selalu dekat dengan rakyat pemilihnya. Sama seperti Jokowi, Rudyatmo sangat menjunjung tinggi kejujuran dan anti korupsi. Beberapa teman saya, pengusaha lokal, angkat jempol untuk mereka berdua karena sikap yang tegas terhadap kolusi dan korupsi.

Patut digarisbawahi bahwa selama kepempimpinan Hadi Rudyatmo, dari dulu sampai sekarang ini, beliau berdiri di atas semua golongan. Beliau berhasil mengayomi dan menjadi pemimpin atas semua golongan. Prinsip dasar kebhinekaan masyarakat Solo menjadi hal yang harus dijaga dan ditegakkan. Apa buktinya? Meski beliau seorang Katolik, tidak ada satu pun Gereja Katolik baru yang dibangun selama kepempimpinan beliau. Umat Katolik pun tidak pernah merasa diistimewakan, biasa saja seperti masa sebelumnya.

Setiap lebaran tiba, Hadi Rudyatmo selalu melakukan open house dan tak lupa berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar. Biasanya yang datang tidak saja warga sekitar, tapi juga datang dari seantero penjuru kota Solo. Dalam budaya Jawa, silaturahmi antara pemimpin dan rakyat adalah keharusan.

Salah satu contoh integritas moral Rudy adalah saat PDI pecah. Rudy tetap memilih PDI pimpinan Megawati, yang belakangan dikenal dengan nama PDIP , dengan alasan bahwa PDIP lah yang resmi dan wajib didukung. Kini terbukti pilihan Rudy tidak salah.

Masih banyak kiprah Hadi Rudyatmo dalam mengusung pemerintahan yang pro-rakyat. Salah satunya yang masih hangat adalah saat hingar bingar kenaikan BBM Maret 2012 lalu. Dengan menggunakan atribut partainya, Rudy turun ke jalan memprotes kebijakan kenaikan BBM oleh pemerintah pusat. Tidak peduli adanya suara keras dari Mendagri yang mengancam akan menegur pejabat daerah yang menolak kebijaksanaan pemerintah pusat.

Jika Anda perhatikan penampilan Hadi Rudyatmo yang selalu terlihat garang berwibawa, tubuh tegap berisi, berkumis lebat laksana prajurit hebat, akan tetapi percayalah bahwa hati beliau sangatlah baik. Ibarat kata “wajah rambo, hati bimbo”. Dibalik wajah yang menyiratkan keras dan tegas, Rudy tetaplah sahabat, bapak, dan suami yang penuh kasih.

Tentu saja Hadi Rudyatmo bukan malaikat yang serba bersih. Masa mudanya juga diwarnai dengan kenakalan remaja seusianya kala itu. Merokok adalah salah satu sisi manusiawi seorang Rudy. Kebiasan yang belum bisa dihilangkannya sampai kini. Rudy adalah perokok sejati.

Hemat saya, tak perlu diragukan lagi nasionalisme seorang Hadi Rudyatmo. Sama seperti Jokowi, sangat gampang untuk melakukan klarifikasi atas statemen tersebut. Silakan datang ke Solo dan tanyakan pada rakyatnya, dari tukang becak sampai dengan pengusaha sukses. Saya jamin, mayoritas akan berkata Pak Rudy pimpinan yang baik, membela rakyat, dan melindungi semua golongan.

Selain itu Pak Rudy adalah aktivis Gereja dan selalu berkarya dalam pelayanan Gereja. Mulai dari menjadi ketua wilayah, lingkungan hingga menjadi seorang Prodiakon.

Saat beliau terpilih menjadi Wakil Walikota Solo, ada seorang pengurus yang ingin beliau melepaskan jabatan sebagai Prodiakon karena kesibukan beliau sebagai pejabat negara. Namun apa yang pak Rudy katakan, "Saya akan tetap menjadi Prodiakon meski kesibukan meningkat".

Bagi pak Rudy menjadi Prodiakon adalah panggilan hati yang harus dilaksanakan. Meskipun jabatan makin tinggi, beliau tidak melupakan Tuhan dan Gereja dalam segela pekerjaannya. Ternyata di balik kumis tebalnya yang nampak sangar ternyata beliau berhati lembut, sederhana serta mengayomi. Sungguh sosok pak Rudy yang sederhana sangat pantas menjadi panutan kita semua.

Jika anda ingin melihat pak Rudy menjadi prodiakon silahkan datang setiap hari Minggu misa jam 8 di Gereja SP Maria Regina Solo. Anda akan melihat sosok beliau yang duduk bercampur dengan umat lainnya tanpa pengawalan seperti pejabat pada umumnya yang sangat terproteksi.

Selama 2 periode pak Jokowi dan pak Rudy memimpin kota Solo, mereka sekalipun tidak pernah mengambil gajinya. Mereka memiliki prinsip melayani rakyat sepenuh hati dan tidak birahi terhadap gaji. Selama ada rakyat yang lebih membutuhkan uang itu, mereka tidak mengambil uang itu.

Semoga kita semua mampu meneladani sosok beliau yang sederhana namun tetap berkarya di Gereja meski harta dan jabatan makin tinggi.

Semangat dan lanjutkan perjuanganmu pak Rudy!
Doa kami semua mendukungmu

Baca juga:

32 komentar:

  1. Patut ditiru oleh para pejabat yang lupa gereja
    trimakasih pa Rudy, doaku menyertaimu

    BalasHapus
  2. Dari penuturan kata-kata di atas dalam profil Bapak FX Rudy Hadiatmo, saya sangat kagum dan salut dengan kepribadian beliau. Kami melihat bahwa walaupun beliau seorang pejabat, namun dia tidak silau dengan kemewahan dan jabatan yang diperoleh beliau. Khususnya setelah beliau menggantikan Pak Jokowi sebagai walikota Solo, beliau tetap sederhana dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Maju terus, Pak Rudy, kami sangat mendukungmu.

    BalasHapus
  3. Hari ini tersiar berita Ibu Suyatmi dari Solo khusus datang ke Jakarta mau ketemu Gubernur Jakarta JOKOWI untuk curhat perlakuan terhadap adiknya mengalami musibah tabrak lari dalam pengobatannya keluarkan biaya besar padahal dulu jamannya JOKOWI jadi Walikota Solo ada biaya cukup buat bantu kesehatan warga miskin Solo tetapi sejak JOKOWI bukan Walikota Solo Bapak FX Rudi Hadiatmo sebagai Walikota penggantinya agaknya sudah berubah sikapnya dan orang-orang miskin dipersulit buat jumpa Walikotanya dan pungli para aparat Pemda mulai kembali aktif. Tolong Pak Rudy diperhatikan tanpa diskriminasi terhadap warga Panjenengan. Matur Suwun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rudy sudah keblinger...dasar katro.

      Hapus
  4. PAK RUDY ini penjilat broo..., masa iya jokowi gk ada dia rubah peraturan nya semena mena, katanya tidak membeda bedakan, bu suyatmi ini muslim, beliau jadi tidak mau membantu :p
    FUCK you KRISTEN KATOLAK...

    BalasHapus
    Balasan
    1. buktinya bro kalo dia nolak bu suyatmi, bukan cuma bilang bu suyatmi ngadu sama jokowi. itu bukan bukti

      Hapus
    2. Anonim 13 Juli 2013 16.30, jangan tambah menyebar kebencian antar agama dengan opini pribadi, apalagi ditambah menghina agama lain...==
      kita sesama orang islam gk pernah diajari untuk menghina agama lain...==
      kan masih bisa memberikan tanggapan yang lebih baik dari itu

      Hapus
    3. Dasar lo aliran kebaktian, iri aja lo...mkanya ikut misa.

      Hapus
  5. namanya juga orang iri bro .santai saja

    BalasHapus
  6. Alasan paling utama Yesus ialah Allah adalah bahwa jikalau Dia bukan Allah, kematianNya tidak cukup untuk membayar hukuman dosa dunia (1 Yohanes 2:2). Hanya Allah yang sanggup membayar hukuman yang begitu besar. Hanya Allah yang dapat menanggung dosa seisi dunia (2 Korintus 5:21), mati dan dibangkitkan – membuktikan kemenanganNya atas dosa dan kematian.
    saudara boleh percaya atau tidak,,suka atau tidak suka, yang jelas Yesus akan datang ke dunia lagi untuk menjadi hakim (IMAM MAHDI) bagi semua orang yg tidak mengakui Dia (Yesus kristus) Adalah Allah Bapa sendiri....

    hanya melalui Yesus Orang dapat sampai kepada Bapa ...bukan kerena usaha dan perbuatan baikmu (Efesus 2:28). Msh bnyk umat manusia hny sekedar mengenal bhw penciptanya adlh Allah, Allah adlh mahakuasa,maha adil,maha smuanya tp manusia tdk mengenal lbh jauh lg sapa Allah itu sbnr ny dan msh bnyk yg blom prcy bhw Allah prnh turun k dunia dlm bentuk rupa manusia yaitu Yesus kristus..Bnyk manusia menyebut Dia cuma nabi,guru,rasul tp Yesus Kristus tdk prnh menghakimi manusia hny krn sebutan tsb, Yesus Kristus slu menunggu kita manusia slma kita di dunia agar prcy pdNya bhw Dia lh juruslamat, Allah sendiri...Sia sia hidup kita jika qt slma hidup d dunia tdk prnh mempercayai bhw Dia adlh Allah.. Salam damai Kasih dlm nama Yesus Kristus.


    BalasHapus
  7. maju terus pak,,,, GBU

    BalasHapus
  8. manusia sama di mataNya, yang membedakan tingka dan perbuatannya, agama sama tujuannya untuk memuliakan manusia supaya layakdan pantas di hadapan Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya agama sering juga salah--sebab dilakukan /diamalkan manusia yg telah jatuh dalam Dosa.kacamata agomo beda dengan kacamata Tuhan yg Kasih,Adil,Suci.

      Hapus
  9. Kalo Tuhan Allah itu adalah Yesus,gak mugkn harus nebus dosa manusia,toh Dia yg punya surga napa repot2,kun fa yakun terjadilah dengan firmannya,umat manusia masuk surga semuanya,apa susahna. Mana loe punya logika kagak dipake..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena Tuhan punya aturan main brow. Formulanya semenjak kudeta iblis-next kejatuhan adam hawa -konsep Nuzul Quran Qodiim-Alif laam miim,raa shaad di kaji lebih dalam yaa brow---suwuun.

      Hapus
  10. Kenapa ya, ada orang yang suka menghina, mencela orang lain. Merasa dia paling benar, hebat & tahu?? Memang sudah ajarannya sih, gak heran.

    BalasHapus
  11. komen apaan sih, 'anonim' semua.

    BalasHapus
  12. "anonim anonim labil" pada bergejolak

    BalasHapus
  13. Semua coment diatas sangat lucu dan rentan dgn pertentangan padahal ini semua terjadi karena ketidak dewasaan cara mengkajinya, malah yg paling tidak logika jika semua yg kita dapatkan dgn cara fun kaya fun, sampai detik ini kita tdk akan pernah tau bagaimana berusaha utk belajar membaca kenapa anda tdk pakai kun faya kun........hehehe
    saya kira anda sudah sadar ketika dimarahin waktu belajar baca dan tinggal kelas
    hehe......pikirkan terlebih dahulu baru belajat menulis ya.......hehe...

    BalasHapus
  14. Orang yang selalu menfhakimu itu adalah orang2 yang munafik,,
    Saya fikir tidak perlu menghakimi,karena menghakimi itu adalah dosa yang besar,yang perlu adalah anda bertindak untuk membuat perubahan,kalau anda memprotes kristen itu tidak masalah,itu adlah sebatas agama,,agama itu tidak menyelamatkan yang menyelamatkan itu adalah Tuhannya ( Isa Almasih)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pinter anda brow--sudah mengerti Konsep Solagracia via Dolorosa--berbahagialah anda yg memperoleh Kekayaan Kristus yg tak Terbatas..suwuun.

      Hapus
  15. Orang yang selalu menfhakimu itu adalah orang2 yang munafik,,
    Saya fikir tidak perlu menghakimi,karena menghakimi itu adalah dosa yang besar,yang perlu adalah anda bertindak untuk membuat perubahan,kalau anda memprotes kristen itu tidak masalah,itu adlah sebatas agama,,agama itu tidak menyelamatkan yang menyelamatkan itu adalah Tuhannya ( Isa Almasih)

    BalasHapus
  16. Orang yang selalu menfhakimu itu adalah orang2 yang munafik,,
    Saya fikir tidak perlu menghakimi,karena menghakimi itu adalah dosa yang besar,yang perlu adalah anda bertindak untuk membuat perubahan,kalau anda memprotes kristen itu tidak masalah,itu adlah sebatas agama,,agama itu tidak menyelamatkan yang menyelamatkan itu adalah Tuhannya ( Isa Almasih)

    BalasHapus
  17. Orang yang selalu menfhakimu itu adalah orang2 yang munafik,,
    Saya fikir tidak perlu menghakimi,karena menghakimi itu adalah dosa yang besar,yang perlu adalah anda bertindak untuk membuat perubahan,kalau anda memprotes kristen itu tidak masalah,itu adlah sebatas agama,,agama itu tidak menyelamatkan yang menyelamatkan itu adalah Tuhannya ( Isa Almasih)

    BalasHapus
  18. Orang yang selalu menfhakimu itu adalah orang2 yang munafik,,
    Saya fikir tidak perlu menghakimi,karena menghakimi itu adalah dosa yang besar,yang perlu adalah anda bertindak untuk membuat perubahan,kalau anda memprotes kristen itu tidak masalah,itu adlah sebatas agama,,agama itu tidak menyelamatkan yang menyelamatkan itu adalah Tuhannya ( Isa Almasih)

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1 komen lagi dapat gelas ...

      Hapus
    2. INSYA ALLAH=KEHENDAK ALLAH YG TERJADI DI DALAM ISA ALMASIH-JADI YA DAN AMIN -TAK SEKEDAR MUDAH MUDAHAN.
      KENAPA. TIDAK MUSA ALLAH ATAU IBRAHIM ALLAH ATAUPUN MOHAMAD ALLAH----ETIMOLOGI BROW--ETIMOLOGI BAHASANNYA../ KONSEPNYA--???

      Hapus
  19. Inna dina indallahil islam
    Agama yang di ridhai allah swt adalah islam

    BalasHapus
  20. Siapapun pemimpinya Damai aja deh

    BalasHapus
  21. Bedanya islam dan kristen adalah pemahaman siapa yang disalib,kalau kristen meyakini jesus lah yang salib sementara islam menganggap yang disalib adalah salah satu muridnya yang berkhianat,melihat dari saat disalib menyebut elei lama sabakhtani. Tuhan mengapa engkau tinggalkan aku..karena jesus saat proses salib itu sudah diangkat Allah kelangit meninggalkan pengikutnya yang disalib..

    BalasHapus
  22. Bedanya islam dan kristen adalah pemahaman siapa yang disalib,kalau kristen meyakini jesus lah yang salib sementara islam menganggap yang disalib adalah salah satu muridnya yang berkhianat,melihat dari saat disalib menyebut elei lama sabakhtani. Tuhan mengapa engkau tinggalkan aku..karena jesus saat proses salib itu sudah diangkat Allah kelangit meninggalkan pengikutnya yang disalib..

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...