Selasa, 11 Maret 2014

13 Biarawati Ortodoks Korban Penculikan Pemberontak Suriah Akhirnya Bebas


DAMASKUS - Sebanyak 13 biarawati Katolik Ortodoks yang diculik kelompok pemberontak di kota Ma'loula, Suriah, pada Desember lalu telah dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Para biarawati tersebut tiba di desa Jdeidet Yabus, Suriah, setelah menempuh perjalanan selama sembilan jam dari desa Arsal di Lebanon. Mereka tampak lelah, bahkan dua di antaranya harus dipapah dari kendaraan setibanya di Jdeidet Yabus.

Mengutip Russia Today, para biarawati itu diculik oleh para pemberontak dari sebuah biara di Ma'loula, sebuah kota di timur Suriah, pada Desember 2013. Sebagian besar dari biarawati diyakini sebagai warga Suriah dan Lebanon yang bekerja di panti asuhan milik biara.

Seorang petinggi militer Lebanon, Jenderal Abbas Ibrahim, yang membantu menjembatani pembebasan ini mengatakan sebagai gantinya pemerintah Suriah akan membebaskan sekitar 150 tahanan perempuan.

Jenderal Ibrahim mengatakan, kesepakatan hampir saja batal pada menit-menit terakhir ketika kelompok pemberontak menuntut jumlah tahanan yang dibebaskan ditambah. 

Baca juga: Pemberontak Suriah Culik 12 Biarawati Ortodoks untuk Dijadikan Perisai Manusia


1 komentar:

  1. Sedikit koreksi, istilah Katolik Ortodoks TIDAK dipakai dalam Gereja Katolik maupun Gereja Ortodoks. Istilah Gereja Katolik Ortodoks dipakai beberapa gereja di Amerika Serikat (mereka bukan bagian dari Gereja Katolik maupun Gereja Ortodoks).
    Biarawati ini ini biara Takla http://bersatulahdalamgerejakatolik.blogspot.com/2013/12/pemberontak-suriah-culik-12-biarawati.html
    Biara Takla bagian dari Ortodoks Yunani (http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_Orthodox), bukan Katolik Yunani. (http://en.wikipedia.org/wiki/Melkite_Greek_Catholic)
    Di kota yang sama (Maalulah) ada biara lain (Sarkis) yang Katolik Yunani
    http://en.wikipedia.org/wiki/Ma%27loula#Monasteries

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...