Senin, 08 September 2014

Pendeta Protestan Tolak Rencana Pembangunan Patung Yesus di Tana Toraja

Pendeta Protestan Tolak Rencana Pembangunan Patung Yesus di Tana Toraja
Patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil, yang tingginya ingin dikalahkan oleh patung Yesus di Tana Toraja.

JAKARTA – Dosen Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta, Pendeta Kadarmanto Hardjowasito menolak rencana pembangunan patung Yesus Kristus setinggi 40 meter di Bukit Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan karena dapat berdampak negatif.

Penolakan tersebut disampaikan melalui sebuah surat terbuka yang dia kirim untuk Bupati Tana Toraja, Theopilus Allorerung, setelah mengetahui berita rencana pembangunan tersebut di situs kompas.com Sabtu (30/8).

“Perihal rencana Bupati Tana Toraja membangun Patung Yesus Kristus setinggi 40 meter di Bukit Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, saya sampaikan keprihatinan. Saya juga memohon dengan hormat agar rencana tersebut dibatalkan karena bisa berdampak negatif,” ucap Pdt. Kadarmanto di surat terbuka, Kamis (5/9).

Pdt. Kadarmanto menuturkan kesaksian Kristiani yang sejati harusnya tidak dibangun lewat simbol fisik yang megah dan mahal, tapi lewat sikap hidup orang Kristen yang benar dan menjadi berkat dan rahmat bagi sesama.

“Pembangunan tersebut bisa menjadi bahan cemoohan ketika perilaku kita bertentangan dengan ajaran Yesus,” ungkap sosok yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Jawa (GKJ) itu.

Ia berpandangan pembangunan patung Yesus Kristus tersebut memiliki motivasi ekonomi, walaupun dibungkus sebagai wisata religi.

“Bukanlah alasan yang baik dan memuliakan Yesus,” kata dia.

Pdt. Kadarmanto meyakini bahwa tugas utama seorang Kristen yang diberi kehormatan oleh rakyat dan negara untuk memimpin satu wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah membawa kesejahteraan pada rakyatnya, terutama bagi mereka yang paling miskin dan tertinggal tanpa membedakan ras, suku, agama, dan sebagainya.

“Anak-anak kurang gizi dan tidak mendapat pendidikan yang baik, keluarga miskin tanpa pekerjaan layak, dan petani kecil tanpa tanah, seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah saat ini, termasuk Kabupaten Tana Toraja. Saya percaya sumber daya dan dana yang ada sebaiknya digunakan untuk kesejahteraan rakyat yang membutuhkan,” jelas Pdt. Kadarmanto.

Menurutnya, meskipun umat Kristen adalah agama mayoritas penduduk Tana Toraja, namun sewajarnya dana publik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tidak digunakan hanya untuk satu kelompok agama saja.

“Bila dana ini dikumpulkan secara sukarela dari pribadi-pribadi dan tidak menggunakan dan publik, kami mohon Bapak Bupati tidak terlibat dalam penggalangan dana ini, karena akan menimbulkan benturan kepentingan jabatan,” tutup Dosen STT Jakarta itu.

17 komentar:

  1. Saya setuju dengan pendapat Pendeta Kadarmanto.

    BalasHapus
  2. If you wish for to grow your familiarity only keep visiting this
    site and be updated with the hottest information posted here.


    my site - Mind Machine reviews

    BalasHapus
  3. Semua orang boleh komentar apa saja, itu adalah hak dia, tetapi yang komentar harus tahu diri, dia harus bertanya pada dirinya sendiri, apa hak dia menolak pembangunan tersebut, berapa banyak sih uang yang dia sumbangkan untuk pembangunan Patung itu ?, tidakah dia tahu bahwa banyak obyek wisata religi yang muncul akhir akir ini, banyak membantuy kehidupan masarakat di pedesaan ? kawan kita ini hanya bisa melarang yang bukan haknya, melecehkan, tidak buat apa apa dan pakai nama NKRI agar dia kelihatan berbobot ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada orang2 percaya supranatural, mistik .......manusia syrik, berhala......NAUZUBILLAH MINDZALIK......lekaslah bertobat tinggalkan kuasa gelap dajjal.

      Hapus
  4. Does your blog have a contact page? I'm having trouble locating it
    but, I'd like to shoot you an e-mail. I've got some suggestions for your
    blog you might be interested in hearing. Either way, great website and I look forward to
    seeing it grow over time.

    my blog ... property inspection In Queens

    BalasHapus
  5. Saya juga tidak setuju dengan pendapat bapak pendeta di atas. Apa yang dituturkan oleh saudara Barnabas memang betul. Pak pendeta itu tidak punya hak untuk melarang suatu pembangunan yang bukan haknya. Mayoritas masyarakat di Toraja adalah Kristen Protestan dan pendeta di Toraja tidak keberatan dengan pembangunan itu, lalu kenapa pendeta dari luar daerah tersebut malah melarang pembangunan tersebut ? Masyarakat di daerah itu mendukung pembangunan tersebut, lalu kenapa orang luar keberatan ? Pembangunan patung Yesus itu pun akan dibangun di atas gunung yang tinggi sehingga bisa kelihatan dari jauh dan lagipula bukankah pembangunan itu ada baiknya juga sehingga kita tidak perlu jauh-jauh ke Brazil.

    BalasHapus
  6. I couldn't resist commenting. Very well written!

    Look at my wwebsite buy cheap computers online usa []

    BalasHapus
  7. Yourr way of explaining all in this post is genuinely pleasant,
    every one be able to without difficulty know it, Thanks a lot.



    Feel free too surf to my homepage; weight loss menu planner

    BalasHapus
  8. What i don't understood is in truth how you are not actually much more neatly-favored than you may be now.
    You are very intelligent. You recognize therefore considerably on the subject of this matter, producedd me for my part imagine it from numerous varied angles.Its
    like men and women don't seem to be facinated unless it's something to do
    with Woman gaga! Your individual stuffs great. Always maintain it up!



    Allso visit my site; anxiety remedies during pregnancy

    BalasHapus
  9. What's Taking place i'm new too this, I stumbled upon this I have discovered It abszolutely helpful and it has aided me out loads.
    I am hoping to give a coontribution & aid
    different users like its aided me. Great job.


    Feeel free to surf to my site ABB

    BalasHapus
  10. Katolik Kristen aja padu? Bhineka tinggal ika dimana?

    BalasHapus
  11. Saudara semua mari kita bersatu dalam kasih YESUS!!! Jangan bertengkar karn hanya akan membuat YESUS sedih!! Pendeta adalah semua sama, tidak ada kata Pendeta dari dalam maupun luar!!
    Mari bersatu bantu saudara kita yg di irak syria!!!

    BalasHapus
  12. 10 perintah Allah versi protestan memang mengikuti penomoran Origen dimana perintah nomor 2 adalah "Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi." (Keluaran 20:4)
    Dengan demikian berdosalah semua pemahat dan pelukis di dunia ini.

    BalasHapus
  13. saya pribadi tidak suka pendeta gereja kristen JAWA ikut campur urusan pembangunan di toraja.. kalo kita susah saja mereka tidak bantu.. ketika kita mau buat ikon daerah malah kamu halang-halangi... setan betul kalian tidak mau lihat kita maju... apa ora ko urus kita ha? tae pa uangmu kita pake buda kada mu.. jahat kalian tidak mau lihat kita maju !!!

    buat pak Theopilus Allorerung nda mo rangi tu kada na to JAWA..

    BalasHapus
  14. orang toraja itu sangat toleran tahu.. kakek saya saja di toraja kasi tanahnya buat bangun MASJID padahal orang islam cuma bisa dihitung jari di kampung saya.. kami tidak pernah harap orang islam atau kristen lain bantu umat kristen toraja tapi kami harap kalian itu tau dirilah sedikit untuk tidak mengganggu/mengusik kristen toraja di dunia nyata maupun di dunia maya. trims

    BalasHapus
  15. Salam damai sejahtera dalam kasih TUHAN Yesus Kristus,

    Puji TUHAN, saya bersaksi bahwa pada 21 Desember 2006, melalui Ulangan 4:15-16 dan Yohanes 14:6-7, TUHAN membuka kebenaran bahwa patung dan gambar yang mengumpamakan Yesus adalah berhala! (ditulis dengan judul: "Kabar Baik! Kedok Penipuan Iblis Dibuka! Kebenaran Yang Memerdekakan." bisa dibaca di bungabakung-kesaksian.blogspot.com)

    Sekarang Tuhan menyerukan pertobatan.

    Kisah para rasul 17:29 Karena kita berasal dari keturunan Elohim, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati."

    Yeremia 10:14 Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung buatannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, 10:15 semuanya adalah kesia-siaan , pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum.

    Roma 1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Elohim, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Elohim atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. 1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. 1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Elohim yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.


    Disampaikan dalam nama Tuhan Yesus Kristus


    BalasHapus
  16. Semoga rakyat bisa merasakan manfaatnya...........

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...