Senin, 21 September 2015

Mengapa Saya Memilih Gereja Katolik?

Mengapa Saya Memilih Gereja Katholik?

Ditulis oleh: Patar Bonando

I. Pengalaman Singkat

Pertama-tama perkenalkan nama saya bonando salah satu alumni jurusan Fisika dari Universitas Indonesia-Depok, kini di tinggal Denpasar sejak th 2001. Saya lahir di Jakarta tahun 1969, pertama kali masuk gereja Katolik secara tidak sengaja di 1990 dan saat itu saya tidak tau apapun apalagi mengerti/paham tentang Gereja Katolik karena saya lahir dan dibesarkan di keluarga kedua orang tua saya dari Gereja Protestan. Karena ada suatu rasa sentuhan keheningan beribadah setelah itu saya mencoba mencari tau tentang Gereja Katolik langkah pertama dari sahabat yang Katolik yang akhirnya mendapat arahan untuk menemui Pastor/sebutan umum di Indonesia lazimnya dipanggil “Romo” istilah dari Jawa yang artinya bapak. Romo yang saya kunjungi dan membimbing diawali tanya jawab saya adalah Romo mahasiswa di dekat kampus saya pada saat itu Romo Ismartono, SJ, layaknya tanya jawab seorang yang ingin mengetahui suatu organisasi Gereja Katolik. Singkatnya Romo tersebut sangat bijaksana dan sangat menghargai Gereja Protestan beliau bilang masing-masing memiliki suatu keindahan, sama sekali beliau tidak membandingkan apalagi membicarakan hal-hal yang buruk, ini sangat menarik rasa simpati saya terhadap cara pandang Gereja Katolik yang digambarkan oleh Romo tersebut, yang menyentuh kalimatnya yang mengatakan “kita bukan beda Agama tapi beda Gereja (organisasi) di mana organisasi Katolik hingga sekarang berpusat di Vatikan di tengah-tengah Roma – Italy yang dipimpin oleh pimpinan organisasi tertinggi seorang Paus. Saya mulai di sini bahwa Katolik adalah Gereja sedangkan agamanya ya sama-sama Kristen yaitu Kristiani yang berpedoman ajaran Tri Tunggal Allah Maha Kudus – Bapa, Putra dan Roh Kudus – ya iman Kristiani itu sendiri yang percaya dan mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan – Putra Bapa yaitu Allah sendiri. Saya mau menekankan sedikit untuk mempermudah pembedaan identitas misalnya di KTP Indonesia tertulislah ada agama Kristen, ada agama Katolik, kalo dari kesimpulan saya hasil diskusi dengan Romo penulisan ini tidak tepat dan tidak perlu kita bahas lebih lanjut yang sudah merupakan ketetapan yang mungkin dari Pemerintah. Yang penting kita sudah sama-sama mulai mau memahami dari hal bahasan saya tadi bahwa itu hanya beda Gereja bukan Agama.

Sejak tahun 1990-91 semakin rutinlah saya beribadah di Gereja Katolik dan semakin menyatu dengan hati nurani saya, walau status saya bukan/masih belum warga Gereja Katolik tapi saya merasa tidak pernah ada sesuatu yang menyinggung atau menjelekkan Gereja lain bahkan agama lain. Karena Gereja Katolik selalu mengajarkan berpikir positif yang didasarkan Hukum Utama dan Terutama yang diajarkan Yesus Kristus itu sendiri yaitu Hukum Kasih.

Pada akhirnya saya mengambil sikap untuk bergabung dengan Gereja Katolik pada bulan September 1991 dan saya diterimakan Komuni Pertama oleh Romo Ismartono SJ di salah satu misa penerimaan mahasiswa baru khususnya mahasiswa yang Katolik di wisma SJ di dekat kampus UI depok, sejak itu resmilah saya merupakan salah satu anggota dari Gereja Katolik.

II. Gereja Katolik – Agama Kristen

Gereja Katolik, yang juga disebut juga Gereja Katolik Roma, adalah Gereja Kristen terbesar di dunia, memiliki menurut data Mei tahun 2013 sejumlah 1,214 milyar anggota, yakni kira-kira setengah dari seluruh umat Kristiani dan seperenam dari populasi dunia.

Kata Katolik berasal dari kata sifat bahasa Yunani, καθολικός (katholikos), artinya "universal" yang bermakna Umum. Bagi umat Protestan, "Gereja Katolik" atau yang sering diterjemahkan menjadi "Gereja Am" bermakna segenap orang yang percaya kepada Yesus Kristus di seluruh dunia dan sepanjang masa, tanpa memandang "denominasi”. Dahulu sewaktu saya anggota salah satu Gereja Protestan, dalam Pengakuan Iman Rasuli di bait terakhir Gereja Protestan mengakui “Aku Percaya akan Gereja yang Kudus dan Am, nah di Gereja Katolik istiahnya syahadat bait terakhir “Aku Percaya Gereja Katolik yang Kudus. Kesimpulannya yang saya temukan bahwa ternyata Katolik=Am. Dari situlah saya ulangi kembali bahwa Gereja Katolik itu Universal atau Umum sebagai Gereja yang berfungsi mewartakan Cinta Kasih Allah Bapa dalam Yesus Kristus di Dunia ini.

Otoritas duniawi tertinggi Gereja ini dalam perkara iman, moral dan pemerintahannya adalah Sri Paus, saat ini Paus Fransiskus, yang memegang otoritas tertinggi bersama-sama Dewan Uskup, yang diketuainya.Komunitas Katolik terdiri atas seorang pelayan-umat tertahbis (rohaniwan) dan umat awam; baik rohaniwan maupun umat awam dapat pula menjadi anggota dari komunitas-komunitas religius.

Gereja ini mendefinisikan bahwa misinya adalah memberitakan Injil Yesus Kristus, memberikan pelayanan sakramen-sakramen dan melakukan karya amal. Gereja ini menjalankan program-program dan lembaga-lembaga sosial di seluruh dunia, termasuk juga sekolah-sekolah, universitas-universitas, rumah-rumah sakit, misi-misi dan perumahan, serta organisasi-organisasi seperti Catholic Relief Services, Caritas Internationalis dan Catholic Charities yang membantu kaum papa, keluarga-keluarga, orang-orang jompo, dan orang-orang sakit.

Mengapa Saya Memilih Gereja Katholik?

III. Asal Mula Berdirinya Gereja Katolik

Sudah hal yang pasti mari kita mengacu kepada Kitab Suci atau Alkitab/Firman Tuhan yang merupakan landasan Iman Kepercayaan kita, kita buka Injil Matius 16 mulai dari pasal ke 13 tentang Pengakuan Petrus:

(Mohon dibaca perlahan-lahan dipahami dan diimani)

16:13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"16:14 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"16:17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.16:18 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Di sini saya lampirkan daftar Paus mulai dari Paus yang pertama yaitu Simon Petrus tahun 32 sesudah Yesus lahir ke Dunia sampai kini tahun 2014, sedalam perjalanannya 20 abad tetapi tidak ada 1 rantai Paus yang terputus dari Petrus hingga sekaran Paus Fransiskus yang memimpin umat Gereja Katolik sejak tahun 2013. Sudah jelas sekarang bahwa Paus yang pertama Simon Petrus dimana Yesus sendiri yang mengamanatkan langsung kepada Petrus untuk memimpin Umat/Jemaat Nya yang didirikan Nya di atas batu karang, yang kita ketahui organisasinya hingga kini berpusat di Vatikan – Roma Italy di Gereja Santo Petrus.

Dari sinilah salah satu acuan tulisan saya “Mengapa Saya Memilih Gereja Katolik”. Mari kita baca lampiran Paus yang pertama hingga kini yang ke 266. Tabel lampiran ini panjang banyak memakan halaman, tapi ini adalah suatu bukti nyata fakta berdirinya Gereja Katolik dan tetap “satu” tidak terpecah-pecah utuh hingga saat ini dan penantiannya hingga Kedatangan Tuhan Yesus kembali ke Dunia ini dan harapan kita untuk berkumpul bersama di Perjamuan abadi di Sorga.

Berikut adalah Daftar Nama Paus, Penerus Tahta Suci Gereja Katolik Tahun 32 M - 2013.
  1. St. Petrus (32 - 67) -- Martir, disalibkan dan wafat di Roma. Makamnya baru ditemukan pada tahun 1950-an tepat berada di bawah altar Basilika Santo Petrus di Vatikan. Mengingatkan kita akan sabda Yesus di Matius 16:18. Dengan demikian nubuat Yesus dalam ayat tersebut terpenuhi dengan suatu tanda yang signifikan.
  2. St. Linus (67 - 76) -- Santo Irenaeus mengatakan bahwa ia adalah Linus yang disebutkan dalam 2 Tim. 4:21 dan bahwa ia diangkat menjadi uskup oleh Santo Paulus sendiri. Dipestakan tanggal 23 September.
  3. St. Anakletus (Kletus) (76 - 88) -- Martir. Terbunuh selama penindasan oleh kaisar Domitian. Dua Bapa Gereja: Eusebius dan Santo Irenaeus menyebutkannya dalam urutan para paus.
  4. St. Klemens I (88 - 97) -- Martir. Murid Santo Petrus. Juga adalah salah satu Bapa Gereja. Dipestakan tgl 23 November.
  5. St. Evaristus (97 - 105) -- Martir. Menjadi uskup Roma pada jaman kaisar Trajan. Disebutkan sebagai putra orang Yahudi-Yunani dari Betlehem. Dipestakan tanggal 26 Oktober.
  6. St. Alexander I (105 - 115) -- Martir. Meng-Kristenkan penangkapnya, St. Quirinus dan putrinya St. Balbina
  7. St. Sixtus I (115 - 125) -- Orang Romawi, tetapi namanya menunjukkan keturunan Yunani. Menjadi Uskup Roma pada jaman kaisar Hadrian.
  8. St. Telesphorus (125 - 136) -- Martir. Orang Yunani, mungkin dari Calabria.
  9. St. Hyginus (136 - 140) -- Filsuf Yunani yang menjadi Kristen.
  10. St. Pius I (140 - 155) -- Martir. Memimpin konsili yang mengucilkan pembangkang Marcion.
  11. St. Anicetus (155 - 166) -- Santo Polycarpus, murid Rasul Yohanes mengunjungi Roma mengenai perselisihan tanggal perayaan Paskah antara Timur dan Barat. Dipestakan tgl 17 April.
  12. St. Soter (166 - 175) -- Martir. Seperti St. Paulus dan St. Clement, ia menulis surat kepada Gereja yang rusuh di Korintus. Selama masa jabatannya, Paskah menjadi perayaan tahunan.
  13. St. Eleutherius (175 - 189) -- Menjabat sebagai deakon pada masa Paus Anicetus dan dikunjungi oleh Santo Irenaeus, Uskup Lyons, salah satu Bapa Gereja.
  14. St. Victor I (189 - 199) -- Paus pertama dari Afrika dan yang menjadikan Latin sebagai bahasa resmi Gereja Katolik Roma. Selama masa jabatannya ia memerangi gnostikisme dan monarchianisme.
  15. St. Zephyrinus (199 - 217) -- Martir. Paus Zephyrinus memerangi pembangkang adoptionisme, modalisme, dan monarchianisme. Pada masa itu, Kaisar Septimius Severus menindas Gereja. Dipestakan tanggal 26 Agustus.
  16. St. Kalistus I (217 - 222) -- Mantan budak dan tahanan. Dipestakan tanggal 14 Oktober.
  17. St. Urbanus I (222 - 230) -- Membaptis Valerianus, suami Santa Cecilia. Dikuburkan di pemakaman yang sama dengan Paus Santo Kalistus I.
  18. St. Pontianus (230 - 235) -- Lima tahun setelah menjadi Paus, ia ditangkap dan diasingkan ke Sardina bersama-sama anti-paus Santo Hippolytus. Keduanya lantas bersatu selama di pengasingan. Paus Fabian memindahkan relikwi sang Paus dan anti-Paus ke Roma. Dipestakan berbareng dengan Santo Hippolytus, tanggal 13 Agustus.
  19. St. Anterus (235 - 236) -- Martir. Hanya menjabat Tahta Suci selama beberapa minggu. Paus Santo Anterus berkeinginan untuk mengumpulkan kisah-kisah para martir pada satu tempat. Dia adalah Paus pertama yang dikuburkan di peti paus di pemakaman Kalistus.
  20. St. Fabianus (236 - 250) -- Fabianus menjadi Paus. Setelah kematian Paus Anterus, banyak orang datang ke Roma termasuk Fabianus untuk menyaksikan pemilihan Paus. Tiba-tiba sewaktu diskusi, seekor burung merpati turun dari langit-langit dan mendarat di atas kepala Fabianus seperti lambang Roh Kudus yang turun di atas Juru Selamat. Agaknya Roh Kudus sedang bekerja karena semua orang tiba-tiba memproklamasikan Fabianus layak menjadi Paus, dan iapun diangkat menggantikan Paus Anterus. Paus Fabianus menjadi teladan dan simbol perdamaian, ia mati sebagai martir dan dikuburkan di pemakaman Kalistus.
  21. St. Kornelius (251 - 253)
  22. St. Lucius I (253 - 254)
  23. St. Stefanus I (254 - 257)
  24. St. Sixtus II (257 - 258)
  25. St. Dionisius (260 - 268)
  26. St. Felix I (269 - 274)
  27. St. Eutychian (275 - 283)
  28. St. Caius (283 - 296) -- juga disebut Gaius
  29. St. Marcellinus (296 - 304)
  30. St. Marcellus I (308 - 309)
  31. St. Eusebius (309 atau 310)
  32. St. Miltiades (311 - 314)
  33. St. Sylvester I (314 - 335) -- Umumnya para Paus sebelum Paus Sylvester I menjadi martir.
  34. St. Markus (336)
  35. St. Julius I (337 - 52)
  36. Liberius (352 - 366)
  37. St. Damasus I (366 - 383)
  38. St. Siricius (384 - 399)
  39. St. Anastasius I (399 - 401)
  40. St. Inosensius I (401 - 417)
  41. St. Zosimus (417 - 418)
  42. St. Bonifasius I (418 - 422)
  43. St. Selestine I (422 - 432)
  44. St. Sixtus III (432 - 440)
  45. St. Leo I (Agung) (440 - 461)
  46. St. Hilarius (461 - 468)
  47. St. Simplicius (468 - 483)
  48. St. Felix III (II) (483 - 492) -- Mestinya disebut Felix II. Kesalahan dalam pemberian nomor urut disebabkan karena dimasukannya nama Santo Felix Martir dari Roma, dalam urutan nama Paus.
  49. St. Gelasius I (492 - 496)
  50. Anastasius II (496 - 498)
  51. St. Symmachus (498 - 514)
  52. St. Hormisdas (514 - 523)
  53. St. Yohanes I (523 - 526)
  54. St. Felix IV (III) (526 - 530)
  55. Bonifasius II (530 - 532)
  56. Yohanes II (533 - 535) -- Paus Yohanes II adalah paus pertama yang mengganti namanya.
  57. St. Agapetus I (535 - 536) -- juga disebut Agapitus I
  58. St. Silverius (536 - 537) -- Martir. Paus Santo Silverius digulingkan dengan kekerasan pada bulan Maret 537. Penggantinya, Vigilius, tidak diakui sebagai paus oleh seluruh gereja di Roma sampai Paus Silverius dilepaskan dari jabatannya.
  59. Vigilius (537 - 555)
  60. Pelagius I (556 - 561)
  61. Yohanes III (561 - 574)
  62. Benediktus I (575 - 579)
  63. Pelagius II (579 - 590)
  64. St. Gregorius I (Agung) (590 - 604)
  65. Sabinian (604 - 606)
  66. Bonifasius III (607)
  67. St. Bonifasius IV (608 - 615)
  68. St. Deusdedit (Adeodatus I) (615 - 618)
  69. Bonifasius V (619 - 625)
  70. Honorius I (625 - 638)
  71. Severinus (640)
  72. Yohanes IV (640 - 642)
  73. Theodorus I (642 - 649)
  74. St. Martin I (649 - 655) -- Martir. Dalam pengasingan sejak 17 Juni 653
  75. St. Eugenius I (655 - 657) -- Santo Eugenius I diangkat menjadi Paus ketika Paus Santo Martin I dalam pengasingan. Santo Martin I dipercaya mendukungnya sebagai Paus.
  76. St. Vitalian (657 - 672)
  77. Adeodatus (II) (672 - 676)
  78. Donus (676 - 678)
  79. St. Agatho (678 - 681)
  80. St. Leo II (682 - 683)
  81. St. Benediktus II (684 - 685)
  82. Yohanes V (685 - 686)
  83. Conon (686 - 687)
  84. St. Sergius I (687 - 701)
  85. Yohanes VI (701 - 705)
  86. Yohanes VII (705 - 707)
  87. Sisinnius (708)
  88. Constantine (708 - 715)
  89. St. Gregorius II (715 - 731)
  90. St. Gregorius III (731 - 741)
  91. St. Zacharias (741 - 752)
  92. Stefanus II (III) (752 - 757) -- dipilih sebagai paus ke-92 oleh rakyat Roma, tetapi wafat sebelum naik tahta suci. Stefanus yang lain diangkat untuk menggantikan Zacharias sebagai Stefanus III. Nomor urut III ditulis karena nama Stefanus II yang keburu meninggal dimasukkan dalam daftar lain.
  93. St. Paulus I (757 - 767)
  94. Stefanus IV (767 - 772)
  95. Adrian I (772 - 795)
  96. St. Leo III (795 - 816)
  97. Stefanus V (816 - 17)
  98. St. Paschal I (817 - 824)
  99. Eugenius II (824 - 827)
  100. Valentine (827)
  101. Gregorius IV (827 - 844)
  102. Sergius II (844 - 847)
  103. St. Leo IV (847 - 855)
  104. Benediktus III (855 - 858)
  105. St. Nikolaus I (Agung) (858 - 867)
  106. Adrian II (867 - 872)
  107. Yohanes VIII (872 - 882)
  108. Marinus I (882 - 884)
  109. St. Adrian III (884 - 885)
  110. Stefanus VI (885 - 891)
  111. Formosus (891 - 896)
  112. Bonifasius VI (896)
  113. Stefanus VII (896 - 897)
  114. Romanus (897)
  115. Theodorus II (897)
  116. Yohanes IX (898 - 900)
  117. Benediktus IV (900 - 903)
  118. Leo V (903)
  119. Sergius III (904 - 911)
  120. Anastasius III (911 - 913)
  121. Lando (913 - 914)
  122. Yohanes X (914 - 928)
  123. Leo VI (928)
  124. Stefanus VIII (929 - 931)
  125. Yohanes XI (931 - 935)
  126. Leo VII (936 - 939)
  127. Stefanus IX (939 - 942)
  128. Marinus II (942 - 946)
  129. Agapetus II (946 - 955)
  130. Yohanes XII (955 - 963)
  131. Leo VIII (963 - 964)
  132. Benediktus V (964) -- Ada kerancuan mengenai legitimasi Leo VIII dan Benediktus V. Paus Yohanes XII diturunkan 4 Desember 963 oleh dewan Romawi. Jika penurunan ini tidak sah, maka Leo VIII adalah anti-Paus. Jika penggulingan ini sah, maka Benediktus V adalah anti-Paus.
  133. Yohanes XIII (965 - 972)
  134. Benediktus VI (973 - 974)
  135. Benediktus VII (974 - 983)
  136. Yohanes XIV (983 - 984)
  137. Yohanes XV (985 - 996)
  138. Gregorius V (996 - 999)
  139. Sylvester II (999 - 1003)
  140. Yohanes XVII (1003)
  141. Yohanes XVIII (1003 - 1009)
  142. Sergius IV (1009 - 1012) -- Kebiasaan mengganti nama sewaktu diangkat menjadi Paus dimulai sejak Sergius IV. Sebelum ia, sudah ada beberapa Paus yang mengganti namanya. Akan tetapi sejak Sergius IV, kebiasaan ini menjadi tradisi dengan beberapa pengecualian.
  143. Benediktus VIII (1012 - 1024)
  144. Yohanes XIX (1024 - 1032)
  145. Benediktus IX (1032 - 1045)
  146. Sylvester III (1045) -- Jika penggusuran Paus Benediktus IX pada tahun 1044 tidak sah, maka Sylvester III adalah seorang anti-paus.
  147. Benediktus IX (1045)
  148. Gregorius VI (1045 - 1046)
  149. Klemens II (1046 - 1047) -- Jika pengunduran diri Benediktus IX di tahun 1045 dan pengusirannya pada sinode Desember 1046 tidak sah, maka Gregorius VI dan Klemens II adalah anti-paus.
  150. Benediktus IX (1047 - 1048)
  151. Damasus II (1048)
  152. St. Leo IX (1049 - 1054)
  153. Victor II (1055 - 1057)
  154. Stefanus X (1057 - 1058)
  155. Nikolaus II (1058 - 1061)
  156. Alexander II (1061 - 1073)
  157. St. Gregorius VII (1073 - 1085)
  158. Beato Victor III (1086 - 1087)
  159. Beato Urbanus II (1088 - 1099)
  160. Paschal II (1099 - 1118)
  161. Gelasius II (1118 - 1119)
  162. Kalistus II (1119 - 1124)
  163. Honorius II (1124 - 1130)
  164. Inosensius II (1130 - 1143)
  165. Selestine II (1143 - 1144)
  166. Lucius II (1144 - 1145)
  167. Beato Eugenius III (1145 - 1153)
  168. Anastasius IV (1153 - 1154)
  169. Adrian IV (1154 - 1159)
  170. Alexander III (1159 - 1181)
  171. Lucius III (1181 - 1185)
  172. Urbanus III (1185 - 1187)
  173. Gregorius VIII (1187)
  174. Klemens III (1187 - 1191)
  175. Selestine III (1191 - 1198)
  176. Inosensius III (1198 - 1216)
  177. Honorius III (1216 - 1227)
  178. Gregorius IX (1227 - 1241)
  179. Selestine IV (1241)
  180. Inosensius IV (1243 - 1254)
  181. Alexander IV (1254 - 1261)
  182. Urbanus IV (1261 - 1264)
  183. Klemens IV (1265 - 1268)
  184. Beato Gregorius X (1271 - 1276)
  185. Beato Inosensius V (1276)
  186. Adrian V (1276)
  187. Yohanes XXI (1276 - 1277) -- Ada kerancuan dalam nomor urut Paus yang bergelar Yohanes, sejak Paus Yohanes XV.
  188. Nikolaus III (1277 - 1280)
  189. Martin IV (1281 - 1285) -- Nama Paus Marinus I dan Marinus II dianggap sebagai Martin. Oleh karena itu Paus ini disebut Martin IV.
  190. Honorius IV (1285 - 1287)
  191. Nikolaus IV (1288 - 1292)
  192. St. Selestine V (1294) -- Dikanonisasi tanggal 5 Mei 1313
  193. Bonifasius VIII (1294 - 1303)
  194. Beato Benediktus XI (1303 - 1304) -- Di-beatifikasi tanggal 24 April 1736.
  195. Klemens V (1305 - 1314) -- Paus pertama yang berdomisili di Avignon, Perancis.
  196. Yohanes XXII (1316 - 1334)
  197. Benediktus XII (1334 - 1342)
  198. Klemens VI (1342 - 1352)
  199. Inosensius VI (1352 - 1362)
  200. Beato Urbanus V (1362 - 1370) -- Di-beatifikasi tanggal 10 Maret 1870.
  201. Gregorius XI (1370 - 1378) -- Paus Avignon yang terakhir.
  202. Urbanus VI (1378 - 1389)
  203. Bonifasius IX (1389 - 1404)
  204. Inosensius VII (1404 - 1406)
  205. Gregorius XII (1406 - 1415)
  206. Martin V (1417 - 1431)
  207. Eugenius IV (1431 - 1447)
  208. Nikolaus V (1447 - 1455)
  209. Kalistus III (1455 - 1458)
  210. Pius II (1458 - 1464)
  211. Paul II (1464 - 1471)
  212. Sixtus IV (1471 - 1484)
  213. Inosensius VIII (1484 - 1492)
  214. Alexander VI (1492 - 1503)
  215. Pius III (1503)
  216. Julius II (1503 - 1513)
  217. Leo X (1513 - 1521)
  218. Adrian VI (1522 - 1523)
  219. Klemens VII (1523 - 1534)
  220. Paulus III (1534 - 1549)
  221. Julius III (1550 - 1555)
  222. Marcellus II (1555)
  223. Paulus IV (1555 - 1559)
  224. Pius IV (1559 - 1565)
  225. St. Pius V (1566 - 1572) -- Dikanonisasi tanggal 22 Mei 1712.
  226. Gregorius XIII (1572 - 1585)
  227. Sixtus V (1585 - 1590)
  228. Urbanus VII (1590)
  229. Gregorius XIV (1590 - 1591)
  230. Inosensius IX (1591)
  231. Klemens VIII (1592 - 1605)
  232. Leo XI (1605)
  233. Paulus V (1605 - 1621)
  234. Gregorisu XV (1621 - 1623)
  235. Urbanus VIII (1623 - 1644)
  236. Inosensius X (1644 - 1655)
  237. Alexander VII (1655 - 1667)
  238. Klemens IX (1667 - 1669)
  239. Klemens X (1670 - 1676)
  240. Beato Inosensius XI (1676 - 1689) -- Di-beatifikasi tanggal 7 Oktober 1956.
  241. Alexander VIII (1689 - 1691)
  242. Inosensius XII (1691 - 1700)
  243. Klemens XI (1700 - 1721)
  244. Inosensius XIII (1721 - 1724)
  245. Benediktus XIII (1724 - 1730)
  246. Klemens XII (1730 - 1740)
  247. Benediktus XIV (1740 - 1758)
  248. Klemens XIII (1758 - 1769)
  249. Klemens XIV (1769 - 1774)
  250. Pius VI (1775 - 1799)
  251. Pius VII (1800 - 1823)
  252. Leo XII (1823 - 1829)
  253. Pius VIII (1829 - 1830)
  254. Gregorius XVI (1831 - 1846)
  255. Beato Pius IX (1846 - 1878) -- Di-beatifikasi tanggal 3 September 2000.
  256. Leo XIII (1878 - 1903)
  257. St. Pius X (1903 -1914) -- Dikanonisasi 29 Mei 1954.
  258. Benediktus XV (1914 - 1922)
  259. Pius XI (1922 - 1939)
  260. Pius XII (1939 - 1958)
  261. Santo Yohanes XXIII (1958 - 1963) -- Dikanonisasi 27 April 2014.
  262. Paulus VI (1963 - 1978)
  263. Yohanes Paulus I (1978)
  264. Santo Yohanes Paulus II (1978 - 2005) -- Dikanonisasi 27 April 2014.
  265. Benediktus XVI (2005 - 2013)
  266. Fransiskus (2013 - ...)
IV. Agama Kristen dan Ajarannya

Tentunya kembali lagi ke Kitab Suci/Alkitab, bahwa kunci kita mengimani Kristus sebagai sang Juruselamat yaitu karena adanya Kebangkitan (Yesus bangkit dari antara orang mati setelah Dia disalibkan). Kita baca 1 Korintus 15, 12-14:

15:12 Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati? 15:13 Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.15:14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu

Dengan Kebangkitan Kristus, kita sebagai orang yang mengimani Kristus mengimaniNya, mengikuti Teladannya sebagai Seorang Kristen. Di sinilah asal muasalnya kita beragama Kristen.

Jadi sejak Yesus di dunia ini mendirikan Gereja Nya yang dipimpin oleh Petrus, lalu dia mati disalibkan lalu bangkit, itulah yang kita imani sebagai Seorang Kristen dibawah naungan Gereja dalam konteks tulisan saya ini Gereja Katolik.

Di perjalanan Gereja tentu saja kita semua ketahui banyak dan semakin banyak macam-macam Gereja selain Gereja Katolik, menurut saya seperti saya dahulu anggota Gereja Protestan, adalah baik-baik saja karena semua mengajak kita untuk ke Kehidupan abadi di Sorga. Sebagai seorang anggota Gereja Katolik saya hanya ingin berbagi tentang Gereja Katolik itu sendiri dengan harapan untuk tetap setia bersatu di dalam kasih Tuhan Yesus Kirstus.

Kalau kita bicara “Ajaran” tentunya sumber utamanya Kitab Suci/Alkitab itu yang menjadi landasan yang diolah oleh pemimpin-pemimpin (Paus dengan Para Uskup). Gereja sejak awal Gereja mula-mula, dan dalam perjalanan seperti layaknya organisasi tentunya ada meeting-meeting kesepakatan yang di Gereja Katolik dinamakan Konsili. Di sini saya mau menegaskan jikalau ada yang mengatakan ajaran Gereja Katolik sesat/salah, sejarah asal muasalnya sudah jelas didirikan oleh Yesus yang diamanatkan kepada Simon Petrus (Paus yang pertama di dalam sejarah Gereja). Hendaklah kita bijaksana, saya tidak menyalahkan perbedaan pendapat tentang Gereja Katolik, itu boleh-boleh saja, tetapi seringkali berbagai hal dikatakan salah Gereja Katolik ada yang tidak sesuai/sejalan dengan Kitab Suci. Sekarang mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing, contoh hal simple; Umat Kristen Dunia baik Katolik atau Non-Katolik merayakan Hari Natal sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus setiap tanggal 25 Desember, sudah pasti hal ini juga tidak ada di Kitab Suci apakah itu sesat juga? Kok tidak ada di Kitab Suci diikuti juga? Nah inilah yang juga hasil kesepakatan dari para pendahulu kita bukan?

Marilah kita belajar mengimani memahami, mempercayai apa yang diajarkan sudah diajarkan oleh para pendahulu kita, dan berdoalah agar Roh Kudus itu sendiri yang berbicara dalam hati kita semua tentang KEBENARAN.

Mengapa Saya Memilih Gereja Katholik?

V. Alasan Saya Untuk Tetap Memilih Gereja Katolik

- Banyak hal perbuatan Kasih nyata dari Para Paus yang patut diteladani, salah satu hal saya sangat terkagum dan terharu dari peristiwa ditembaknya Paus Yohanes Paulus II (alm), setelah ditembak dan sempat dirawat di rumah sakit, sekeluarnya dari rumah sakit beliau justru mengunjungi ke penjara orang yang menembaknya dan memberikan pengampunan langsung atas dosa orang yang mau membunuhnya, ini sikap yang sangat istimewa bagi seorang Paus yang tentunya beliau juga seorang manusia yang memiliki perasaan sama seperti kita jika disakiti. Ini perwujudan dari Kasih Yesus yang mendalam yang juga mengalami peristiwa penyaliban dan dimenangkan oleh Bapa di Sorga.

- Satu hal penting Gereja Katolik adalah Gereja Kristen yang memiliki aturan dalam hal financial (keuangan) dari umat dibangun oleh umat kembali ke umat, dimana pemimpin tertinggi organisasinya pun tidak berhak memiliki asset/kekayaan yang dimiliki oleh organisasi Katolik tersebut dalam kata lain asset yang dimiliki Gereja Katolik bukan milik Paus walaupun sebagai pemimpin organisasi tertinggi Gereja Katolik) tetapi tetap milik seluruh umat Gereja Katolik, karena yang menjadi pemimpin Gereja Katolik dari Paus sampai ke para Pastor itu bukanlah suatu “profesi”, melainkan adalah pengemban tugas pelayanan untuk umatnya dalam karya keselamatan umat manusia.

Dari beberapa alasan di atas maka hingga saat ini saya akan tetap memilih Gereja Katolik dan berusaha untuk tetap setia kepada Gereja Katolik, yang awalnya didirikan oleh Yesus itu sendiri sebagai sarana perwujudan Iman Kristiani saya dan tidak perlu lagi membanding-bandingkan dengan Gereja-Gereja lain yang masing-masing juga memiliki keindahan-keindahan dan tata aturan masing-masing.

Dengan kata penutup saya mengajak marilah kita semua bersatu saling mengasihi dan taat kepada Firman Tuhan dan tidak usah lagi mencari-cari kesalahan Gereja Katolik khususnya, bahkan menghakimi tetapi bersatulah dalam Iman dan realisasikan dalam perbuatan sehari-hari.

Iman harus diwujudkan dalam perbuatan nyata kita;
“Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati’ (Yakobus 2:26)

Mari kita tekun membaca Firman Tuhan dan jadilah pelaku Firman itu
Semoga Tuhan Yesus melindungi dan memberkati kita semua
Amin

23 komentar:

  1. Kristen Katolik, Protestan maupun Ortodok seperti tubuh Kristus, jika salah satu anggota tubuh kristus di sakit- tin maka seluruh tubuh merasakan sakit.Dalam Yesus kristus kita bersaudara, jangan saling menghakimi tetapi bersatu dalam Iman.

    BalasHapus
  2. Kristen Katolik, Protestan maupun Ortodok seperti tubuh Kristus, jika salah satu anggota tubuh kristus di sakit- tin maka seluruh tubuh merasakan sakit.Dalam Yesus kristus kita bersaudara, jangan saling menghakimi tetapi bersatu dalam Iman.

    BalasHapus
  3. Shalom saudara yang terkasih, saya mau sharing tentang pergumulan hidup yang saya alami.
    Saya terlahir dalam keluarga Kristen yang sejak kecil tidak pernah mengajarkan Kristen dan Katolik itu berbeda bahkan di gereja saya sendiri tidak pernah mengajarkan hal itu, saya mengetahui hal itu berbeda dari pelajaran sejarah dan pada saat itu saya mengatakan bahwa Kristen dan Katolik itu adalah sama yakni menyembah Tuhan Yesus.
    Pandangan itu mulai berubah ketika saya bergereja di Katolik dan melihat banyak penyimpangan dan perbedaan yang di ajarkan melalui firmanNya yakni Alkitab.
    Tuhan Yesus tidak pernah mendirikan Katolik/Agama. Dia membawa kabar sukacita bahwa di dalam Dia ada penyelamatan dan Hanya melalui Dia semua orang diselamatkan bukan melalui pengantara Maria dan PAUS.. Yang di sebut Kristen adalah orang yang mengikut Yesus sebagai Juruslamatnya bukan Katolik. Jadi, anggapan salah bahwa Katolik adalah agama yang lahir pertama2 seblom Kristen Protestan. . Yang benar adalah orang yang pertama kali di sebut Kristen karna mereka mengikut Tuhan Yesus sebagai Juruslamat dan itu terjadi di kota Antiokia.
    Dan saya benar-benar sedih melihat statement PAUS yang ada di halaman bawah page ini yang mengatakan di dalam Katolik adalah satu-satunya jalan keselamatan itu, benar-benar menyimpang dari ajaranNYA.
    Bagi penulis dan pembaca blog ini yang terkasih, mari kita selidiki setiap ajaran yang kita terima, ayo kita renungkan firmanNYA setiap saat dan minta pimpinanNYA selalu agar kita di tuntunNYA. Jesus bless us

    BalasHapus
  4. Kepada saudaraku pengikut Yesus Kristus, hendaklah meneladani perilaku Yesus Kristus selama lebih kurang 3,5 tahun menyampaikan ajarannya kepada umatnya.Selama itu ia beserta para muridnya menyambangi umat dan mengajaknya untuk menyembah hanya kepada Allah, Tuhan yang esa. Ia juga memberi contoh berdoa/memohon. Kepada siapakah ia berdoa/memohon?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Rupanya Anda (Anonim) ini kayaknya seorang Muslim, dan TIDAK mengerti tentang Tuhan yang SEJATI. Baik lah saya terangkan mengapa orang Kristen MENYEMBAH Yesus

      Baiklah saya terangkan buat Anda: Yesus berkata bahwa Dialah TUHAN itu terdapat dalam Yohanes 13:13 sbb: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab MEMANG Akulah Guru dan TUHAN” Di sini Yesus MENGAKU Dia itu Tuhan.
      Yesus berkata sembahlah Allah itu benar, dan karena Dia (Yesus) adalah ALLAH, maka tidak langsung dia berkata “sembahlah Aku” Yesus juga berkata Akulah Alfa dan Omega (Yang awal dan yang akhir–Wahyu 1:8; dan 22:13) Jadi MEMANG Yesus itu Allah. Bandingkan dengan QS 4:171 Isa itu “Kalimatullah dan Rohullah” Dia itu JALAN yang LURUS (QS 43:61) bandingkan dengan Yohanes 14:6, “Akulah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP….” TIDAK SEORANGPUN akan ke sorga JIKA TIDAK melalui Yesus.

      Yesus itu Allah dalam rupa manusia (Yohanes 1:1-3, dan 14. Ayat 14 itu menyatakan Allah telah menjadi manusia dalam diri Yesus. (bandingkan dengan Yohanes 17:5 “Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.” Ayat ini menyatakan bahwa Yesus sudah ada sebelum dunia dijadikan jadi Yesus itu Allah dan dia menjadikan alam semesta ini (Yohanes 1:3). Muridnya, Tomas, juga mengaku bahwa Yesus itu Allah (Yohanes 20:28, “Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!") Karena Yesus Allah, maka SEMUA umat Kristen MENYEMBAH-Nya

      Lihatlah ayat-ayat Alkitab yang menyatakan Yesus DISEMBAH.
      Matius 2:2 Yesus disembah oleh orang Majus (Arab) yang datang dari Timur Yerusalem
      Matius 28:17 Murid Yesus menyembah-Nya
      Ibrani 1:6, Semua malaikat HARUS MENYEMBAH Yesus !!
      Wahyu 7:11 Semua Malaikat dan tua-tua jemaat menyembah Yesus
      JADI JANGAN ANDA HERAN JIKA semua orang Kristiani MENYEMBAH Yesus, karena Dia itu Allah.

      Sebagai Allah, DIA yang menciptakan DUNIA ini dan segala isinya termasuk diri Anda DIA-lah yang menjadikanmu (Yohanes 1:1-3 dan 14)
      1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah
      2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
      3) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan
      14) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

      Dalam Quran Anda dikatakan Isa itu KALIMATULLAH (Firman Allah) itu dapat Anda baca dalam Quran Surat Maryam 3:45 dan Q S an Nisa (4:171) dan Anda kalau baca ayat 14 kitab Yohanes 1 itu, dikatakan bahwa Firman telah menjadi Manusia Kristus Yesus.

      Silahkan Anda klik di http://averrousry.blogspot.co.id/2011/02/isa-itu-kalimat-allah-yang-berarti.html

      Anda TIDAK AKAN MENGERTI tentang Allah, TANPA DIA mewahyukannya kepada Anda.
      Ulangan 29:29: Hal-hal yang TERSEMBUNYI ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang DINYATAKAN ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.
      Efesus 1:17: dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk MENGENAL Dia dengan BENAR.

      DOA SAYA AGAR ANDA DIBERI WAHYU DARI ALLAH UNTUK ANDA DAPAT MENGENALNYA. Anda harus tahu bahwa "KENAL" dan TAHU itu berbeda. Kalau KENAL artinya Anda sudah bergaul dengan Dia.

      Hapus
    3. Saudara David Lusikooy, saudara tentu telah kenal Yesus Kristus dan menyembahnya sebagai Tuhan. Menyembah saya pahami antara lain sebagai pengakuan ketidak berdayaannya kepada yang lebih berkuasa sehingga iapun perlu berdoa atau memohon kepadanya.
      Kalau Yesus Kristus berdoa atau memohon apakah sama seperti kalau saudara berdoa?

      Hapus
    4. Kalau Yesus sebagai manusia dan mengajar pastilah bisa berdoa.. apanya yg anda herankan???

      Hapus
  5. Shalom temans! Bagi kamu yang selalu diberkatin dan dikuatkan oleh kotbahnya Ps. Joel Osteen kini bisa langsung streaming dari google apps store, ketik aja “christian joel osteen sermon” atau klik link dibawah. Apps nya ringan dan gampang banget di akses! Semoga terberkati! Shalom!
    https://play.google.com/store/apps/details?id=com.hinenidev.JoelOsteenSermon

    BalasHapus
  6. Sdr Patar Bonando, tentang iman Anda pada ajaran Katholik itu adalah hak azasi Anda. Tapi saya ingin komentari tentang ritual Katholik yang JELAS sekali BERTENTANGAN dengan Alkitab; yaitu penyembahan MARIA apalagi menyembah patung Maria dan patung “Yesus” . Orang Katholik saat masuk gedung gereja di pintu masuk, mereka menundukkan kepala mereka kea rah PATUNG Maria dan patung Yesus yang tersalib.

    Apalagi saat Anda menikah di gereja, Anda dan istri setelah diberkati oleh Pastor, lalu berdua mengarahkan diri kalian ke PATUNG Maria dan MENYEMBAH. Itu kenyataan, saya lihat dengan mata kepala saya sendiri saat keponakan istri saya menikan di gereja Katholik di Kebayoran Baru, Jakarta.

    Alkitab dalam Keluaran 20:3-5: “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku, Jangan membuat bagimu patung yang MENYERUPAI APAPUN yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bum. Jangan SUJUD MENYEMBAH kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.”
    Istilah Inggris untuk kata “jangan sujud menyembah” adalah “shall not BOW DOWN”, kepada berhala atau patung yang berupa apapun (termasuk patung Yesus dan Maria), Tetapi semua jemaat Katholik melakukan “bow down” kepada berhala berbemtuk Yesus dan Maria, saat masuk pintu gedung gereja.

    (BERSAMBUNG di hlmn berikut)

    BalasHapus
  7. Dalam buku “Far from Rome, Near to God.” Chapter: 8, page 65 – 78, yang saya terjemahkan, saya kutip terjemahannya sbb: “Di India kami menemukan bahwa katekismus Roma Katholik telah merubah Sepuluh Perintah dari apa yang ada dalam Alkitab. Dalam katekismus Roma Katholik, perintah pertama seperti dalam ayat Alkitab. Perintah kedua dalam katekismus adalah: ‘Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu, dengan sembarangan.’ Ini adalah perubahan komplit dari Alkitab. Perintah ketiga telah dinaikan ke tempat kedua. Perintah kedua yang asli yang terdapat di Alkitab telah dicoret. Sebenarnya semua dari katekismus menghapus perintah kedua dari Alkitab. Contohnya, New Baltimore Catechism (Katekismus Baru Baltimore), pertanyaan 195, menjawab, ‘Allah adalah Sepuluh ini: (1) Akulah Tuhan Alahmu, jangan ada padamu allah lain di hadapanKu; (2) Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan,’ dsb.

    Dalam Alkitab perintah kedua menyatakan, ‘Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi: Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, karena Aku TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalas-kan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat, dari orang-orang yang membenci Aku; dan Aku menunjukkan belas-kasihan kepada kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu’ (Kel. 20:4-6). Allah melarang kita untuk sujud (membungkuk) di hadapan hal-hal ini atau melayani mereka., namun ada foto-foto dari Paus membungkuk dan mencium patung-patung.
    Kami hawatir bahwa perintah ini telah dihapus dari katekismus. Jadi sekarang kita dapat bertanya dengan sungguh-sungguh, ‘Bagaimana kita dapat sepuluh perintah?’ Katekismus membagi perintah terakhir (sebelumnya kesepuluh, sekarang terpisah menjadi kesembilan dan kesepuluh). ‘Jangan ingini isteri sesamamu’ didaftarkan sebagai sutu perintah yang terpisah dari jangan mengingini barang kepunyaannya. Ini sungguh satu penyimpangan (distorsi) Alkitab. Saya mendapati dogma-dogma dan doktrin-doktrin yang langsung bertentangan dengan ayat-ayat Alkitab.”

    Kalau Anda ingin mengetahui ritual Katholik yng bertentangan dengan Alkitab, saya anjurkan Anda utk membaca buku “Babylon Mystery Religion” karya Ralph Woodrow ISBN 0-9169-38-00-X
    Di buku ini kebejatan beberapa Paus dibuka terang benderang, ya mereka adalah manusia biasa yang dapat jatuh ke dalam DOSA.
    Juga tentang Maria, beliau bukan Juruselamat jadi seyogianya tidak berdoa kepadanya. Juruselamat hanya satu yaitu Yesus Kristus Tuhan, karena dibawah kolong langit ini TIDAK ada NAMA LAIN yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan (Kisah 4:12)

    Yang menjadi PERANTARA antara Allah dan manusia adalah Kristus Yesus dabn BUKAN Maria (1 Timotius 2:5) dan juga TIDAK ada API PENYUCIAN karena seseorang setelah mati langsung dihakimi (Ibrani 9:27)

    Semoga Anda mengerti. Carilah KEBENARAN karena kebenaran itu akan memerdekakan Anda (Yohanes 8:32)

    Shalom, Damai Sejahtera Kristus memenuhi kita semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang katholik tdk pernah menyembah patung.. anda saja yg GAGAL PAHAM..

      Hapus
  8. Kutripan dari buku "Far from Rome Near to God" adalah kumpulan kesaksian dari 50 Imam Katholik Roma yang diedit oleh Richard Bennnett dan Martin Buckingham. Buku ini diterbitkan oleh The Banner of Truth Trust, 3 Murrayfield RoadEdinburghEH126EL P.O. Box 621, CarlislePennsylvania17013 USA.

    Dalam Bab 8 ini Bob Bush seorang Imam Jesuit dia bertobat dan meninggalkan jabatannya pada tahun 1987 dan menjadi seorang Kristen sejati. Jika Anda ingin kutipan lengkapnya saya akan kirimkan kepaa Anda asal berikan email address Anda. Tuhan Yesus Memberkati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda silahkan ikuti jurnal di America yg dengan acara WELCOME HOME disan ribuan kesalsian orang2 yg pindah dari berbagai denom ke GEREJA KATHOLIK..

      Hapus
  9. Email address saya: davidlusikooy@yahoo.com
    Silahkan Anda hubungi saya jika ingin dialog langsung dengan saya via email juga bisa via Facebook.

    BalasHapus
    Balasan
    1. David Lusikooy@@@ Tahun berapa gereja anda berdiri??? Siapa pendirinya??? apa kitabnya???

      Hapus
    2. Hebat david lusikooy byk denominasi kristen protestan yg merasa diri plg bnr padahal dari sejarah kekristena isi alkitap atau kitab suci itu dikumpulkan oleh para para pastur/pra imam pada jaman itu

      Hapus
    3. Hebat david lusikooy byk denominasi kristen protestan yg merasa diri plg bnr padahal dari sejarah kekristena isi alkitap atau kitab suci itu dikumpulkan oleh para para pastur/pra imam pada jaman itu

      Hapus
    4. Hebat david lusikooy byk denominasi kristen protestan yg merasa diri plg bnr padahal dari sejarah kekristena isi alkitap atau kitab suci itu dikumpulkan oleh para para pastur/pra imam pada jaman itu

      Hapus
  10. Hebat iman Anda, hanya sayang pada kebanyakan orang yang tumbuh secara protestan memang lebih berbeda dengan orang yang memjloh fan menerima langsung iman Kristianinya. Betul, Kristen itu pengikut Kristus. Sepengetahuan saya, tidak ada gereja masa simon petrus. Juka bait Allah adalah gereja jaman itu, maka ahli-ahli taurat termasuk pemimpin gereja jaman itu serta apalagi seperti Alkitab tuliskan tentang pendirian bait Allah dari jaman raja Salomon.

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Tidak perlu berdebat. Ikuti saja gerejanya Yesus, maka tidak ada lagi persoalan.

    BalasHapus
  13. Puji syukur pd Tuhan Yesus, bukn krn Katolik mrupakn agama warisn/turunan dri kluarga sy, tpi krn smakin sy mmpeljari dn mndalami iman Katolik shingga smpai dtik ini sy msi mnjdi seorg Katolik, dn smoga akan sllu ttap mnjdi Katolik smp Tuhan mmanggil sy kmbli. Biarlah mreka yg trkadang mnggap bhwa Katolik itu tdk baik, bahkn ada yg mngatakn sesat, tidk apa2 krn mreka blm/tidk tau akn iman Katolik. Biarlah hal trsbut mnjdi doa kmi pda Tuhan. Tuhan yg mngtahui isi hati stiap umatNYA, dn yg trpnting kami Katolik mnyembah, mmuji, dn mmuliakn Tuhan, BUKAN/TIDAK mnyembah patung, atau hal2 smacamx yg dituduhkn pda kami umat katolik. (Maaf, klu mngkin sdkit kluar dri konteks artikel ini). Tks. Tuhan mmberkati kita smua :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...