Kamis, 03 September 2015

PDI Perjuangan Kota Bekasi Desak Pembangunan Gereja St Clara Dilanjutkan

PDI Perjuangan Kota Bekasi Desak Pembangunan Gereja St Clara Dilanjutkan

BEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi mendesak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara di Bekasi Utara tetap berjalan, meskipun mendapat penolakan dari kelompok massa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Anim Imammudin mengatakan, gereja di atas lahan seluas 6000 meter persegi dengan luas bangunan 1500 meter persegi itu sudah memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pembangunan gereja saat ini terhenti lantaran ada penolakan dari massa. Menurut Anim, Pemerintah Kota Bekasi semestinya tidak boleh menghentikan pembangunan gereja tersebut karena IMB merupakan produk hukum yang sah.

“Semua warga negara berhak dan dijamin dalam beribadah. Ini amanat UUD 1945. Pemerintah wajib melindungi,” kata Anim, hari ini.

Tak Ada Manipulasi Data, IMB Gereja Santa Clara Sah Secara Hukum

Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Bekasi, Hasnul Khalid, mengatakan pihaknya sudah memberikan rekomendasi ihwal pembangunan Gereja Santa Clara di Kecamatan Bekasi Utara, karena semua prosedur sudah ditempuh pihak gereja.

"Kami sudah verifikasi ke lapangan," kata Hasnul, Selasa, 11 Agustus 2015. Hasilnya, sejumlah persyaratan terpenuhi. Antara lain izin ke warga di lingkungan sekitar gereja minimal 60 orang, serta jemaat gereja minimal 90 orang.

Verifikasi di lapangan dengan cara mengecek satu per satu warga berikut identitasnya. Hasilnya cukup valid, tak ada manipulasi data selama proses pembuatan izin tersebut. "Kami foto semuanya," kata Hasnul.

Menurut dia, di tingkat kelurahan dan kecamatan juga dibentuk tim rencana pembangunan itu. Hasilnya, menyetujui dibangun Gereja Santa Clara di RW 6, Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara. Terakhir, perizinan dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bekasi. "Semua sudah melalui prosedur, tak ada masalah," kata dia.

Hasnul membantah gereja yang akan dibangun tersebut merupakan terbesar se-Asia Tenggara. Adapun, lahan yang dipakai seluas 6.000 meter persegi, sedangkan yang dipakai bangunan gereja hanya mencapai 1.500 meter persegi. "Lagi pula di Bekasi Utara belum ada gereja katolik, sementara jumlah jemaat sekitar 2.000-an," kata dia.

Hal itu, juga sebagai pertimbangan pembangunan gereja tersebut. Soalnya, selama ini masyarakat beragama Katolik di daerah Bekasi Utara beribadah di rumah-rumah atau ruko. Dengan adanya, gereja itu, para jemaat Katolik bisa ditertibkan dan pindah ke gereja. "Kalau ibadah di rumah dan ruko, rentan terjadi gesekan," kata dia.

Hasnul menambahkan, bahwa sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Majelis Silaturahim Umat Islam Bekasi menolak lantaran tak diajak berbicara perihal pembangunan gereja tersebut. Alasannya, bahwa Bekasi Utara merupakan kota santri. "Kami kembali kepada undang-undang yang berlaku," kata dia.

Sebelumnya, para demonstran yang terdiri pelajar dan perwakilan umat yang mengatasnamakan Islam Bekasi menyuarakan penolakan terhadap perizinan pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara.

"Tolak Izin Gereja Santa Clara, Allah Akbar, Allah Akbar!!!" teriak demonstran di atas mobil komando.

Mereka menginginkan Pemerintah Bekasi mencabut IMB dan mengancam akan melakukan demonstrasi yang lebih besar lagi.

"Cabut, cabut, cabut izinnya, cabut izinnya sekarang juga," teriak nyanyian para demonstran kompak.

Sumber:

25 komentar:

  1. Puji Tuhan .... semoga ada toleransi bagi umat Santa Clara Bekasi Utara memiliki tempat ibadah yang layak. Amin ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. tolong di baca dan di cernakan makna dari se orang nabi muhammad.s.a.w. di thn 628.m nabi muhammad.s.a.w. memberikan sebuah piagam hak hak kepada para rahib di biara santa katarina di gunung sinai.mesir. ini adalah pesan dari nabi muhammad bin abdullah, sebagai suatu perjanjian dengn mereka yg memeluk agama kristen, di sini dan di mana pun mereka berada,kami bersama mereka. bahwasannya aku,para pembantuku,dan para pengikutku sungguh membela mereka.karena orang kristen juga rakyatku;dan demi allah.aku akan menentang apa pun yg tidak mennyenangkan mereka.tidak boleh ada paksaan atas mereka.tidak boleh ada hakim kristen yg di copot dari jabatannya demikian jg pendeta dan biaranya.tak boleh ada seorang pun yg menghancurkan rumah ibadah mereka.merusaknya.atau memindahkan apa pun dari nya ke rumah kau muslim.bila ada yg melakukan hal hal tersebut.maka iya melanggar perintah allah dan rasul-nya. bahwasannya mereka sengguhnya adalah sekutuku dam mereka aku jamin untuk tidak mengalami yg tidak mereka sukai.tidak boleh ada yg memaksa mereka pergi atau mewajibkan mereka berperang.muslim lah yg harus berperang untuk mereka.bila seorang perempuan kristen menikahi lelaki muslim.pernikahan itu harus di lakukan atas persetujuannya.ia tidak boleh di larang untuk mengunjungi gereja untuk ber doa,gereja mereka harus di hormati.mereka tidak boleh di larang untuk memperbaiki gereja mereka dan tidak boleh pula di tolak haknya atas perjanjian ini.tak boleh ada umat muslim yg melanggar perjanjian ini hingga hari pengabisan(kiamat)

      Hapus
  2. Nanti disaat yg muslim mau mendirikan masjid di pemukiman krissten pada biasa aja....skrng ee malah didemo cuma krna berpa meter doank.....
    Hukum negara menyatakan Sah maka tetap Sah Ormas bukan mengatur negara tp negara yg mengatur ormas

    BalasHapus
  3. Emosi melihat ormas islam yg gk spt pantek..mau muntah saya melihat ente2..coba kmu fikir..org islam bangun mesjid di perumahan2 dan pemukiman yg bnyak bukn muslim dgn sesuka ny..apa ada minta persetujuan warga non muslim? Kmu fikir suara2 dr mesjid itu tidak bising 24 jam ?kmi itu sbnrnya trganggu..kmu tau itu? Tp kmi msh pnya rasa tenggang rasa .saling menghargai..kmu camkan itu bangsat

    BalasHapus

  4. Bukan sekedar masalah toleransi, tapi upaya preventiv melindungi bangsa dan negara dari masuknya penjajah kafir musuh umat manusia..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agung, anda ngomong pake otak apa Dengkul?
      Bukan nya semenjak masuk dakwah2 dari arab qt jdi begini?
      Anda mikir ga seh, yg telah di jajah itu adalah anda!
      Tau tidak anda bangsa q ini nyumbang ke Arab saudi setahun nya dari devisa saja ya Rp 223 T (umroh dan haji) padahal banyak di atara mereka jual rumah hanya utk itu, di jajah bukan? Org rumah nya telah di jual ke Arab.

      Hapus
    2. Agung anda tidak tau arti toleransi jadi diam saja dulu kalau mau belajar toleransi belajarlah yang baik ormas yang mendemo itu jangan di ikutin belajar dari ormas islam sekelas banser baru anda bisa mengerti toleransi

      Hapus
    3. Agung Nugroho@,,siapa yg kamu bilang penjajah??..dasar tak onta bisanya cm bikin kacau,,braninya kalo banyak orang,,otak anjing loe,,,

      Hapus
    4. agung lulusan SLB maklum saya

      Hapus
    5. Agung kebanyakan makan daging onta..........otaknya jadi di punggung......

      Hapus
  5. Ormas Islam memprovokator bahwa gereja di tuduh memanipulasi tanda tangan warga, tidak punya izin IMB, seharusnya Pemda yg menyegel atau menutup gereja bukan ormas.Seharusnya aparat keamanan khususnya polisi bertindak tegas, masa kalah sama preman berjubah, yg hobinya sweeping & anarkis mengatas namakan agama.

    BalasHapus
  6. Menghina umat manusia satu sama lain sama saja menghina Sang penciptanya. Engkau tidak senang juga dengan mahkluk ciptaanNya. Dari manakah engkau berasal. Dan kemanakah engkau kembali..sudah yakinkah..kita smua masuk surga..????. Jangan menghakimi sesamamu. Kita smua sudah ada jatahnya masing2. Nanti, diakhirat.

    BalasHapus
  7. Menghina umat manusia satu sama lain sama saja menghina Sang penciptanya. Engkau tidak senang juga dengan mahkluk ciptaanNya. Dari manakah engkau berasal. Dan kemanakah engkau kembali..sudah yakinkah..kita smua masuk surga..????. Jangan menghakimi sesamamu. Kita smua sudah ada jatahnya masing2. Nanti, diakhirat.

    BalasHapus
  8. Seharusnya Pemda Bekasi tidak boleh menghentikan pembangunan gereja tsb karena memiliki izin mendirikan bangunan IMB yg merupakan hukum yg sah.

    BalasHapus
  9. Seharusnya Pemda Bekasi tidak boleh menghentikan pembangunan gereja tsb karena memiliki izin mendirikan bangunan IMB yg merupakan hukum yg sah.

    BalasHapus
  10. Hanya mereka yang tipis imannya yang selalu khawatir menganggap pembangunan gereja sebagai isyu kristenisasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagaimana menurut anda ? http://www.dakwatuna.com/2014/11/09/59733/terungkap-aksi-kristenisasi-terselubung-di-car-free-day-jakarta/#axzz3rig4DFZ5 ini lengkapnya https://www.youtube.com/watch?v=QUw11Tk6VnU

      Hapus
    2. Sebaiknya fair saja, tidak usah takut biar setiap manusia menggunakan kebebasannya untuk memilih/menentukan Tuhannya yg benar, sebab yang baik tetap akantumbh dan berkembang yang busuk meskipun diproteksi dg bunker setebal apapun akan berbau busuknya. GBU. Semoga mereka segera diberi pencerahan oleh Tuhan Yesus. Amin

      Hapus
  11. apa anda sudah pernah lihat video Car Free Day di Jakarta, ada seorang nenek yang di "paksa" untuk Percaya Yesus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Goblok, klw mmg ada oknum bgtu, di iyakan saja, cuma
      Klw mmg iman anda kuat jangan di lakukan titik. Saya jga tiap
      Minggu di bilangin inilah, itulah sama ustad (kebetulan dia teman saya)
      Itu hak dia, cuma saya berpikir dalam hati, inilah Cobaan iblis , sudah bgtu saj
      Kok repot, ga perlu saya Videokan lalu saya sebar "islamnisasi"kan. ???
      Nama nya jga agama Dakwah, jadi sportiflah bung. Tq

      Hapus
  12. Kenapa harus takut????? Apa alasan ketakutan itu????? Itulah akar masalahnya jika membaca berita ini..
    Iman itu melekat pada individu.

    BalasHapus
  13. sungguh hebat kristen ini, hanya segelintir saja, atau hanya sebulir garam dilautan mampu mengasinkan sungai NIL yang begitu luas,makanya apapun kegiatannya di cekal, dengan istilah takut Kristenisasi.. apakah untuk jadi kristen itu mudah.... ha ha ha ha kalian salah, tidak segampang itu.. banyak hal yang harus dilakukan, sama seperti kita membuat KTP baru, dengan langsung sungguh susah, kalau KTP ada istilah KTP nembak, kalau mau jadi kristen, harus diurus langsung, karena tidak ada Kristen nembak.

    BalasHapus
  14. Pernahkah Mempertanyakan Surat IMB pendirian Mesjid atau Moshola,???

    jika benar benar mau di telusuri,,, maunya Di audit dulu surat IMB seluruh MEsjid, saya yakin pasti banyak yang gak punya IMB,, di kampung saya ada bangunan MEsjid tapi Umatnya gak ada... Gmn pula itu???

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...