Rabu, 14 Oktober 2015

2.500 Warga Kristen Aceh Singkil Mengungsi Karena Ketakutan

2.500 Warga Kristen Aceh Singkil Mengungsi Karena Ketakutan

SINGKIL - Ada sebanyak 2.500 warga Kristen dari Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, ketakutan dan memilih mengungsi setelah terjadi serangan dari massa yang berujung pada perusakan dan pembakaran gereja hingga mengakibatkan dua orang tewas, Selasa (13/10/2015).

Menurut Pendeta Sihol Hasugian yang membantu para pengungsi dari Aceh Singkil, 2.500 pengungsi ditempatkan di dua kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

Sebanyak 1.500 orang ditempatkan di Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sedangkan sisanya ditempatkan di Kecamatan Sibagindar, Kabupaten Pakpak Barat.

“Mayoritas pengungsi adalah ibu-ibu dan anak-anak. Mereka tidak membawa apa-apa, kecuali diri mereka sendiri,” kata Pendeta Sihol, Rabu pagi (14/10/2015).

Para pengungsi, ucap Pendeta Sihol, tiba secara bergelombang dari kemarin sore hingga Rabu pagi. Pendeta Sihol dan timnya telah membuka posko kemanusiaan untuk membantu para pengungsi yang ketakutan akibat bentrok massa di Aceh Singkil.

Saat ini Pendeta Sihol dan timnya mengharapkan bantuan dari masyarakat untuk para pengungsi, seperti sembako, selimut, dan pakaian.

Menurut Pendeta Sihol, pengungsian sebanyak ini baru pertama kali terjadi. Sebelumnya, bentrok terkait dengan pendirian rumah ibadah di Aceh Singkil pernah terjadi beberapa kali, tapi dapat diselesaikan secara musyawarah. “Pernah terjadi seperti ini, tapi tidak sebesar ini yang mengungsi,” ujar Pendeta Sihol.

Dari informasi yang ia terima, masih banyak warga Aceh Singkil yang berusaha lari dari rumahnya untuk menyelamatkan diri. Namun mereka tidak bisa keluar karena situasi yang tidak aman di sana.


Baca juga:

7 komentar:

  1. Semoga semua pelaku ya di adili se adil adil ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. PENGAKUAN SAYA BERSAMA KELUARGAKU INI BUKAN CERITA ATAU PUN REKAYASA BENER-BENER TERBUKTI SAMA SAYA.
      Terima kasih sebesar-besarnya yang kami ucapkan kepada mbah warjoh yang telah memberikan keberhasilan dan keberuntungan bagi keluarga saya.berkat bantuan beliau saya sekarang sudah hidup tenang karena suamiku sudah punya usaha tambak yang luasnya sekitar 5 hektar kurang lebih. begitupun juga saya dirumah buka warung sembakau dan sekarang pun saya sekeluarga tidak di kejar-kejar hutang lagi. mulanya keluarga Kami di berikan angka gaib hasil ritual dari mbah warjoh yang sangat Jitu 100% dijamin tembus.sehingga keluarga saya sekarang merasa tenang lagi.sekali lagi terima kasih mbah jasamu dikeluarga saya tidak akan terlupakan.Jika anda butuh angka gaib hasil ritual mbah warjoh silahkan Tanyakan aja Pada mbah dinomer hp beliau di: 0851 4534 4218 atau silahkan KLIK DISINI Terima kasih

      Hapus
  2. Saya rasa itu imbas dari pembakaran masjid dan larangan sholat idul fitri di koli kora papua,sb di kolikora mayoritas katolik,dan di aceh mayoritas islam,tp semua harusdi proses hukum,siapapun orgnya

    BalasHapus
  3. sebenarnya sudah ada peraturan dan perjanjian, umat kristen melakukan kecurangan membandel mendirikan gereja sampai 24 bh padahal kebutuhan gereja kurang dari 10, umat kristen mencuri-curi kesempatan dikasih hati minta jantung maunya bila perlu 1 keluarga 1 gereja, padahal muslim ditarutung pun sulit sekali mendirikan mesjid, jgn ketinggalan perlu diadili juga yang menembak mati muslim pake senapan babi, walaupu mereka mayoritas ternyata muslim aceh singkil sangat berperikemanusian tak satupun orang kristen yang dibunuh

    BalasHapus
  4. Segala bentuk kekerasan oleh masyarakat harus di tindak tegas oleh aparat keamanan.
    Ketiadaan IMB gereja tdk bisa di jadikan dalih kekerasan & main hakim sendiri (Anarkis).
    Hukum pelaku pembakaran gereja seberat -beratnya, agar mereka jera, Indonesia negara hukum.

    BalasHapus
  5. Segala bentuk kekerasan oleh masyarakat harus di tindak tegas oleh aparat keamanan.
    Ketiadaan IMB gereja tdk bisa di jadikan dalih kekerasan & main hakim sendiri (Anarkis).
    Hukum pelaku pembakaran gereja seberat -beratnya, agar mereka jera, Indonesia negara hukum.

    BalasHapus
  6. Dalam bentrokan yg terjadi di kabupaten Aceh Singkil warga gereja dalam posisi mempertahankan diri atas serangan yg terjadi.Harus di ketahui Suku Pakpak sudah di kabupaten Aceh Singkil jauh sebelum kemerdekaan RI.Kabupaten Aceh Singkil adalah daerah masyarakat adat Pakpak.
    Jadi seharusnya mereka berhak membangun rumah ibadah tanpa harus ada yg mempermasalahkan.Meskipun Singkil masuk wilayah daerah Istimewa Aceh tetapi sudah beberapa generasi di diami oleh suku Pakpak.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...