Jumat, 25 Desember 2015

Nawacita Jokowi, Tapi Gereja Ini Masih Sembunyi-sembunyi Rayakan Natal

Nawacita Jokowi, Tapi Gereja Ini Masih Sembunyi-sembunyi Rayakan Natal

JAKARTA - Juru Bicara Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor, Bona Sigalingging menuturkan, jemaat GKI Yasmin akan melalui malam natal di Bogor secara sembunyi-sembunyi. Menurut Bona, gereja mereka masih disegel dan negara masih belum menjamin perlindungan bagi jemaat GKI Yasmin untuk beribadah dengan damai di malam Natal.

"Suatu ironi sebenarnya, ketika di negara seperti Indonesia masih ada warga negaranya yang melakukan ibadah sembunyi-sembunyi, karena negara gagal menjamin kebebasan beragama dan beribadah," tutur Bona di Kantor LBH Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Natal 2015 merupakan natal yang keempat kalinya bagi GKI Yasmin, saat para jemaat terpaksa melaksanakan ibadah Natal di seberang Istana Negara. Gereja mereka disegel oleh Pemerintah Kota Bogor pada April 2010 dengan alasan permasalahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Padahal, telah ada putusan Mahkamah Agung yang pada intinya membatalkan pembekuan izin terhadap pembangunan GKI Yasmin. Ombudsman juga telah mengeluarkan rekomendasi bernada sama, yang intinya mengharuskan GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia bisa kembali dibuka dan digunakan untuk beribadah.

Namun Bona dan rekan-rekannya yang lain melihat, belum ada langkah yang dilakukan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membuka gereja yang disegel tersebut. Ini termasuk HKBP Philadelphia di Bekasi yang mengalami nasib sama.

"Semua proses hukum sudah dilalui dan ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Ditambah dengan Ombudsan sehingga seharusnya memang jemaat GKI Yasmin dan HKBP Philadelphia tidak dilarang ibadah seperti yang selama ini terjadi," tutur Bona.

Dia berharap, masalah penyegelan rumah ibadah yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini bisa segera dituntaskan baik oleh pemerintah daerah maupun pusat. Pasalnya, jika tidak segera diselesaikan maka pemerintah daerah lainnya akan mencontoh pemerintah daerah Bogor maupun Bekasi dengan mengabaikan hukum atas nama agama.

Terkait persiapan ibadah Natal di seberang Istana, Bona mengaku GKI Yasmin telah menyelesaikan proses-proses administrasi dan LBH Jakarta juga sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Bona menambahkan, saat ini hanya tinggal bagaimana pemerintah menjalankan komitmennya untuk menjunjung tinggi kebebasan beragama dan beribadah.

"Apakah negara akan maksimal melindungi kami di seberang Istana, atau akan membiarkan serangan-serangan dari kelompok intoleran? atau bahkan polisi sendiri yang membubarkan kami? Belum tahu untuk tahun ini," ujar Bona.

"Mudah-mudahan negara kami tidak semakin rusak. Karena kalau gereja kami disegel dan dilarang di seberang istana. Lalu kami akan beribadah dimana?" kata dia.

2 komentar:

  1. Natal 2015 merupakan natal yang keempat kalinya bagi GKI Yasmin & Gereja Filadefia, saat para jemaat terpaksa melaksanakan ibadah Natal di seberang Istana Negara. Gereja mereka disegel oleh Pemerintah Kota Bogor pada April 2010 dengan alasan permasalahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

    Padahal, telah ada Keputusan Mahkamah Agung yang pada intinya membatalkan pembekuan izin terhadap pembangunan GKI Yasmin. Ombudsman telah mengeluarkan rekomendasi bernada sama, yang intinya mengharuskan GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia bisa kembali dibuka dan digunakan untuk beribadah.

    Mana janji Presiden Jokowi agar permasalahan ini cepat selesai, tidak berlarut -larut. Pemkot Bogor harus mematuhi keputusan Mahkamah Agung & Ombudsman.
    Jika Mesjid2 di segel & di bongkar paksa karena izin IMB maka Muslim kebakaran jengot di zolimin oleh orang2 Kafir.

    BalasHapus
  2. sudah saya bilang memang dakwah agama islam di indonesia sudah mendekati titik nadir yang dalam arti ini sudah sangat-sangat maksimum dan apabila diteruskan maka cepat atau lambat islam akan memakan dirinya sendiri beserta negara yang menjadi sponsornya karena tak ada lagi pihak yang dapat diserang... ini merupakan hukum alam bagi agama islam dimanapun mereka berada percaya atau tidak kenyataan itu terus berulang dari jaman muhammad hingga akhir dunia... serakah adalah nama lain dari islam

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...