Kamis, 24 Desember 2015

Tak Punya Gereja, Umat Kristen Aceh Singkil Ibadah Natal di Tenda

Tak Punya Gereja, Umat Kristen Aceh Singkil Ibadah Natal di Tenda
Umat Kristen Aceh Singkil beribadah di tenda sementara dekat gereja yang dibakar di Desa Suka Makmur, Aceh Singkil pada 18 Oktober 2015.

SINGKIL - Pemerintah provinsi Aceh mengimbau agar umat Kristen di Kabupaten Aceh Singkil tak lagi menggunakan lokasi gereja yang sudah dibongkar sebagai tempat peribadatan Natal. Pemprov meminta agar peribadatan dilakukan di rumah-rumah ibadah yang ada izinnya.

Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Aceh Frans Dellian mengatakan bahwa tidak ada larangan terhadap perayaan Natal yang berlangsung di rumah-rumah pribadi umat, asal dilakukan “sesuai dengan ketentuan yang disepakati”.

“Maksudnya, kalau seandainya di rumah, tapi dalam jumlah besar, di luar anggota keluarga itu, itu kan berarti harus sesuai ketentuannya yang diatur di sana. Jadi kalau (diadakan) di rumah, berarti hanya untuk orang (penghuni) rumah yang bersangkutan, kalau nanti mengundang (orang), kan skalanya banyak lagi. Nah itu kan ada kesepakatannya di sana,” ujar Frans.

Menurut Frans, yang berubah dalam perayaan Natal di Aceh Singkil tahun ini hanya lokasi.

“Jika dulu merayakan di rumah ibadah yang sekarang sudah ditutup kemudian, pindah ke rumah ibadah yang sudah ada izin. Itu aja masalah penggeseran, ” kata Frans lagi.

Baca juga: Gereja Disegel, Ratusan Umat HKBP Beribadah Di Kantor Walikota Jambi

Namun pemimpin Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi Elson Lingga yang mewakili umat Kristiani di Aceh Singkil mengatakan rencana pemerintah tersebut sulit dilakukan.

Alasannya, menurut Elson, alternatif tempat ibadah yang tersedia adalah ke Tapanuli Tengah yang lokasinya sekitar 40 km dari Aceh Singkil. “Ke tempat pengungsian yang dulu, itu kan penuh risiko, selain juga biaya tinggi, kendaraan juga sulit, Risikonya itu, kalau rombongan-rombongan berjalan itu justru tidak aman. Kekhawatiran mereka itu, kalau dilarang (di lokasi gereja), kalau di rumah juga dilarang, mereka ketakutan, gimana kami itu,” ujar Elson.

Menurut Elson, ada permintaan lisan yang disampaikan oleh pemerintah kepada umat Kristiani di Aceh Singkil dalam pertemuan dua hari terakhir agar mereka tak lagi menggunakan tempat ibadah yang sudah dibongkar atas dasar “tekanan dari pihak intoleran yang akan bertindak.”

Frans mengatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan bus yang selama ini digunakan untuk mengangkut anak sekolah agar digunakan bagi transportasi umat yang harus pindah rumah peribadatannya.

Namun ketika disinggung soal bus yang dijanjikan pemerintah, “Ya nggak ada lah. Tapi gimana caranya itu, besok tanggal 24-25 Natal, sekarang dijanjikan, gimana caranya itu. Ini kan bukan cuma 1 gereja, (tapi) 10 gereja, gimana caranya itu?”

Informasi yang kita dapat, mereka hanya diperbolehkan di gereja yang memiliki izin, padahal yang punya izin hanya dua, gereja. Sementara jumlah umatnya ditotal mencapai 30 ribu warga.

Wakil ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos mengatakan bahwa tak semestinya pemerintah melarang peribadatan Natal di rumah-rumah pribadi bagi kelompok dalam jumlah besar.

“Tidak ada larangan bagi sebuah kelompok untuk melakukan kebaktian, upacara Natal, di suatu tempat yang bukan gereja, apalagi dalam keadaan darurat seperti ini,” ujar Bonar.

Bonar menyebut bahwa konstitusi menyatakan setiap WNI bebas menjalankan agama dan kepercayaan, sekaligus juga memiliki hak kebebasan berkumpul sehingga dia menilai imbauan Pemprov Aceh ini “melanggar konstitusi”.

“Negara boleh melakukan pengaturan, membuat undang-undang, tapi bukan kemudian merampas hak tersebut. Kecenderungan selalu seperti ini. Dengan alasan menjaga keamanan, ada protes dari kelompok lain, kemudian mereka yang kecil diminta untuk mengalah, bahkan haknya diabaikan, ini kecenderungan terus berulang, bukan hanya masa sekarang ini, tapi di masa SBY, Soeharto. Ini ada toleransi semu sebenarnya yang terjadi sekarang ini,” ujar Bonar.

Pemerintah menurut Bonar seharusnya bisa memberi bantuan lebih agar hak warga negara untuk beribadah tetap terpenuhi, di tengah situasi yang “darurat”.

Sumber:  http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/12/151223_indonesia_natal_acehsingkil

Baca juga:

21 komentar:

  1. Selamat natal saudara.. Yang penting damaiNya beserta kita.. ����

    BalasHapus
  2. smua ada balasanya...yesus beserta kita

    BalasHapus
  3. Gimana tuh ? Yang di papua aja karna warga mesjid dihancurkan ini sama pemerintahnya miris sekali aceh

    BalasHapus
  4. Natal lebih indah jika ada damai. Natal lebih meriah jika kita bersaudara. Natal lebih menguatkan jika kita bersatu. Natal tidak hanya lebih pada peristiwa reinkarnasi Yesus lahir, tetapi Natal adalah Hari Raya Umat Kristiani, di mana setiap insan/umat yang menganut agama Nasrani wajib merayakan dan telah diakui oleh Dunia. Jika mereka non-nasrani berani merusak suasana natal, maka harus dipertanggungjawabkan di NKRI bagaimana konstitusi yang memihak.
    Umat Nasrani di Singkil, Tuhan Yesus tidak meninggalkan kalian. Tuhan ara di mana-mana. Kalian berdoa/merayakan natal di mana saja itu hak mutlak kalian. Dan kami percaya hal terbaik yang kalian harapkan adalah ketenangan dari hasutan fobia. Doa kami dari jauh, ketika kami membaca tulisan berita sebagai gambaran persitiwa di Aceh, kami harapkan kalian tetap teguh akan pendirian, bahwa air suci yang telah membaptis kalian tidak bisa diganti dengan darah. Selamat natal saudaraku seiman di Aceh Singkil. Tuhan menjaga kalian.

    BalasHapus
  5. Slmt natal saudaraku
    Yg terpenting adlh makna natal itu bukan dimana dilksnkn
    Smoga Tuhan Yesus memberkati kta smua

    BalasHapus
  6. Selamat natal semua, serahkan semua kepada Yesus
    Salam damai.

    BalasHapus
  7. Saya harap presiden kita PAK JOKOWI melihat kejadian yg berada di aceh singkil , apa salah mereka sehingga tidak di berikan tempat ibadah yang layak ? kita indonesia memiliki banyak suku & agama .
    saya mohon dengan sangat pemerintah indonesia terutama pak JOKOWI bisa menyelesaikan masalah ini , terima kasih

    BalasHapus
  8. Selamat natal saudara2ku di singkil semoga damai di aceh dan di hati kita Tuhan yesus memberkati. Pak Presiden Negara kita adalah negara kesatuan kenapa orang yg mau beribadah musti di atur2 dan tak di beri tempat bukankah kita bebas untuk beribadah?? Pasal 28E ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (“UUD 1945”):“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.”

    BalasHapus
  9. Selamat natal buat saudara diAceh Singkil semoga damai selalu menyertai kita......Hossana terpujilah yg datang atas nama Tuhan

    BalasHapus
  10. Selamat natal buat saudara diAceh Singkil semoga damai selalu menyertai kita......Hossana terpujilah yg datang atas nama Tuhan

    BalasHapus
  11. Selamat natal for saudara di aceh singkil ,damai natal selalu beserta kita semua ....
    Haleluya ...,dimana pun kita merayakannya itu tidak penting yang penting YESUS selalu ada ditengahkita .
    GBU ,salam natal

    BalasHapus
  12. Selamat natal warga aceh singkil, apapunkeadaanya ada mksud Tuhan yg mulia... moga pemerintah aceh lebih dewasa dlm HUT TSUNAMI ACEH tahun ini

    BalasHapus
  13. seperti yesus yang lahir di kandang domba.
    selamat natal

    BalasHapus
  14. Tetap semangat,,, kita doakan buat mereka, sebab mereka tdk tau apa yang mereka buat.Orang muslim diaceh hanya memikirkan diri mereka sendiri, mereka tidak pernah memikirkan warga muslim yang ada dipulau lain. Tapi tdk pernah orang kristiani untuk membalas perbuat yang tak terpuji seperti itu.
    Dipulau flores 90% adalah umat katolik, tapi mereka saling mencintai, menyangi umat beragama lain, tak pernah sedikitpun terhasut untuk melalukakn hal2 yang tdk terpuji.semoga Tuhan bersama kalian umat muslim Aceh

    BalasHapus
  15. Selama disekitar lokasi pendirian gereja ada umat kristen yang tinggal maka pemerintah wajib memberikan ijin bukan membongkarnya,saran bagi umat kristiani yang di Tolikara kalau anda bukan penduduk asli sebaiknya tinggalkan saja wilayah itu dan kembali hidup di tempat asal

    BalasHapus
  16. Tdk perlu ribut soal tempat yg paling utama HATI umat buat Yesus jgn smp tergerus oleh keadaan...Bukankah Yesus lahir di kandang yg hina? knp kita ribut soal tempat? Biarlah kedaan ini menjadi urusan Tuhan. Yesus yg pny Kuasa atas segalnya sj rela dilahirkan di kandang bahkan tamuNyapun bukan seorang raja, kaisar atau org terpandang melainkan hanya para penggembala domba?

    BalasHapus
  17. POSTING YANG PROVAKSI..INI MEREKA IBADAH DILUAR KARENA JAMAAHNYA RAME..TOLONGLAH..KALIAN NASRANI SUDAH ADEM DI ACEH..JADI JANGAN DI PROVAKASI LAGI..NASRANI TER AMAN DISELURUH INDONESIA HANYA DI ACEH..

    BalasHapus
  18. Menurut Wahid Insitute banyak mesjid2 di Indonesia yg tdk punya izin IMB, mengapa tidak di segel & di bongkar paksa.

    BalasHapus
  19. yg terhormat bpk terran ariefay..
    nasrani teraman di seluruh indonesia hanya di aceh???
    mungkin selama ini bapak tidur dan baru saja bangun ya pak???
    bapak ingat kegiatan prsparawi atau paduan suara gerejawi yg di laksanakan f ambon maluku baru" ini?
    atau mungkin bpk juga tidak tau dengan krgiatan umat nasrani yg 1 ini jdi tidak usah d bahas panjang lebaar lagi...
    seluruh kontingen di indonesia di berangkatkn mnggunakan dana daerah.. sedAngkan saudara" nasrani d aceh harus mnggunakan dana dari gereja.
    kmudian tempat peribadatan di aceh pun di bongkar..
    mereka merayakan natal di bawah tenda" sederhana saja...
    apa itu yang di sebut " nasrani adem di aceh"
    mungkin maksud bpak adem krna beribadah di alam terbuka...

    BalasHapus
  20. "banyak org yg akan membenci kalian krn namaKu (YESUS)"
    Utk itu saudaraku jgn pernah mnyerah pikulah salibmu krn
    TUHAN kita menderita & mati diatas kayu salib ikutlah Teladan
    YESUS yg rela mati utk kita,,
    Teruslah berdoa & percayalah akan kuasanya
    Sampai ALLAH BAPA mnyatakan keadilanNYA melalui
    ANAKNYA yaitu TUHAN kita YESUS KRISTUS...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...