Selasa, 22 Maret 2016

Remaja Masjid dan Pemuda Hindu Turut Amankan Prosesi Semana Santa Umat Katolik NTT

Remaja Masjid dan Pemuda Hindu Turut Amankan Prosesi Semana Santa Umat Katolik NTT
Tuhan Meninu hendak menaiki perahu untuk memulai Prosesi Laut Semana Santa, Jumat (3/4/2015).

KUPANG - Sebanyak 219 personel Kepolisian Resor Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap mengamankan perayaan Prosesi Semana Santa di Kota Larantuka. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT, AKBP Jules Abraham Abast, Minggu (20/3/2016), mengatakan selain dari Polres setempat, pengamanan akan dibantu oleh TNI dan sejumlah pihak.

"Untuk personel Polres Flores Timur sendiri 219 orang, Kodim 1624/Flores Timur 30 orang, BKO Brimob Maumere 30 orang, tim penjinak bom dua regu, Satpol PP 101 orang, Dinas perhubungan 67 orang, pemuda Katolik 200 orang, remaja masjid 50 orang , pemuda GMIT 20 orang, pemuda Hindu 20 orang," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Jules, seluruh personel yang akan terlibat selama perayaan Samana Santa yakni 1.000 orang, berasal dari Polda 150 orang, dan 850 dari Polres di 16 Kabupaten dan Kota.

"Namun Polres-Polres biasanya tidak hanya 850 personel tetapi sesuai kebutuhan. Contohnya Polres Flores Timur pasti bukan hanya 90 personil yang dilibatkan operasi selama Samana santa. Begitu juga Polres Kupang Kota, pasti bukan hanya 50 atau 60 personil tetapi kalau tidak salah sampai 500 personil. Jadi 850 personil (untuk 16 Polres) hanya yang terdukung anggaran. Sedangkan personil Polres diatur oleh masing-masing Kapolres," jelasnya.

Artinya, kata Jules, dari 850 personel untuk 16 Polres di NTT, berkisar 50 atau 60 personil tiap Polres. Kecuali Flores Timur 90 personel. Namun Polres dalam pengamanan sesuai kebutuhan. Di samping pengamanan di darat kata Jules, pihak kepolisian juga melibatkan Polisi Perairan untuk pengamanan saat dilakukan prosesi laut.

Untuk diketahui, Prosesi Semana Santa akan berlangsung pada Jumat, 25 Maret 2016 mendatang. Tradisi yang sudah digelar sejak 500 tahun lalu oleh umat Katolik di Flores Timur itu merupakan sebuah tradisi sakral untuk memperingati wafat Yesus kristus. Pemerintah setempat telah menjadikannya sebagai obyek wisata rohani yang diagendakan setiap tahun.


Baca juga:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...