Sabtu, 07 Mei 2016

Pilgub DKI 2017, Ahok: Jualan Pake SARA Udah Kaga Laku

Pilgub DKI 2017, Ahok: Jualan Pake SARA Udah Kaga Laku

Sepertinya tensi politik DKI Jakarta menjelang Pemilihan Gubernur (pilgub) DKI 2017 makin memanas saja. Sejumlah calon bermunculan dan siap adu strategi untuk bertarung di Pilgub nanti.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok mengaku senang kalau banyak yang mencalonkan diri sebagai gubernur DKI. Dengan begitu, warga Ibu Kota dapat leluasa dan memilih calon pemimpinnya yang dianggap berkualitas.

“Itu prinsip saya semakin banyak yang mau jadi gubernur makin bagus,” papar Ahok beberapa waktu lalu.

Ahok pun yakin dalam Pilgub nanti mereka yang memiliki visi misi dan program jelas yang bisa diterima masyarakat. Sebab, kata Ahok, isu SARA saat ini sudah tidak laku lagi dimunculkan. Ahok pun langsung mengimbau agar di Pilkada DKI tahun 2017 nanti tidak ada calon yang menjual isu SARA guna mendapatkan simpati rakyat.

“Orang DKI mau dengerin. Asal jangan jualan pake SARA dong, masa pakai SARA. Semua juga tahu gue keturunan China, Kristen, ngapain lu jualan lagi. Semua juga tahu gue tiap Minggu ke gereja,” terang Ahok.

Menurutnya, menjual isu SARA di pertarungan pasangan Jokowi-Ahok melawan pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) seperti di Pilkada 2012 sudah tidak laku. Saat ditanya pendapatnya mengenai keputusan partai Gerindra yang akan mengusung Biem Benyamin di Pilkada 2017 nanti, Ahok pun mengimbau agar pria asli Betawi itu tidak menggunakan isu SARA saat kampanye nanti.

"Jujur saja ya, berdasarkan pengalaman kita lawan Pak Foke, kalau orang jual suku ras dan agama (SARA), percaya deh sama saya, nggak laku," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).

Tak hanya itu, Ahok juga mengimbau agar para calon gubernur DKI nanti juga tidak menggunakan isu etnis sebagai senjata saat kampanye. Karena menurutnya tidak akan mempan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...