Senin, 13 Juni 2016

Busana Muslim Bercorak Mirip Salib di Acara TV, Ustadz Hanny Tuduh Kristenisasi Terselubung

Busana Muslim Bercorak Mirip Salib di Acara TV, Ustadz Hanny Tuduh Kristenisasi

Acara Jelang Sahur di TVRI langsung menjadi sorotan setelah dua orang perempuan mengenakan busana muslim bercorak mirip salib. Hal ini langsung ditanggapi serius oleh Sekjen Mualaf Center Indonesia (MCI) Ustadz Hanny Kristianto.

“Sepertinya itu sengaja, dengan analogi sabuk di pinggang hanya sebatas seperempat lingkar perut, tidak berputar sampai pinggang sehingga jelas membentuk salib,” kata Ustadz Hanny melalui akun Facebook pribadinya pada Minggu (12/6/2016).

Tak tanggung-tanggung, Ustadz Hanny juga menuduh ada upaya kristenisasi terselubung. “Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,”Sesungguhnya perang itu adalah tipu daya,” tulisnya.

Sang ustadz pun juga mengutip sebuah hadits yang berkata “Barangsiapa meniru-niru suatu kaum maka dia termasuk dari mereka.” (HR. Abu Daud).

Ketakutan terhadap simbol salib ini juga dikaitkan dengan Knight Templar pada masa perang salib dan sebuah lagu rohani berjudul "SalibNya".

“Salib adalah lambang “kemenangan” bagi kaum Nashrani, bahkan ada lagu yang berjudul “salibnya” dan lambang salib erat kaitannya dengan Knight Templar yang turut menjajah Al-Aqsha pada masa Perang Salib,” tulisnya.

Postingan 'phobia' salib itu pun langsung membuat heboh netizen. Di kolom komentar postingan Ustadz Hanny, banyak yang mencibir bahwa ketakutan terhadap simbol mirip salib adalah suatu hal yang konyol dan berlebihan.

Busana Muslim Bercorak Mirip Salib di Acara TV, Ustadz Hanny Tuduh Kristenisasi Terselubung
Salah satu komentar netizen menanggapi postingan "phobia salib"

"Masya Allah.....coba perhatikan tanda salib di kalkulator itu.....jelas upaya kristenisasi lewat matematika !!!" tulis sebuah akun dengan menunjukkan gambar kalkulator dengan tulisan "KRISTENISASI TERSELUBUNG".

"Bahkan tiang listrik pun sdh di kristenisasi....perhatikan tanda salib di tiang listrik itu.... Ini supaya listrik yg mengalir ke rumah2 Muslim jadi Kristen semua.....", tambahnya.

10 komentar:

  1. ada2 sj pikiran org... tdk usa berpikir yg aneh2 soal tanda + lah soal tiang listrik lah...klu kalian peasaran atau terganggu dgn busana mrk,,, mendingan langsung bertanya pada dua cewek itu....

    BalasHapus
  2. suka sekali hakimi agama orang, skali2 otak tuch harus dicuci jangan berpikir negatif mulu

    BalasHapus
  3. Seorang intelektual mstinya mngedepankan pemikiran yg positif,jgn berasumsi dan menanggapi perwujudan dgn hal yg negatif. Scara tidak langsung hal trsebut akan mempublikasikan kebodohannya. Sekarang brpikir yg relevan aja,bagaimana mungkin seorg muslim yg behijab,hadair dalam sbuah acara sahur mengemban misi Kristenisasi??? Apa untungnya bgi dia?? Bukti kongkritnya apa?? Apakah dia membisikan/berkoar kpda hadirin yg hadir dlm acra trsebut?? Apa cuma karna busana muslimnya ada ornamen yg menyiratkan tanda salib??? Kalo cuma krna itu alasan kristenisasi,y aneh lah,g kena sasaran... Trus semisal ada perangkat desa atau kelurahan yg menghadari undangan acara umat Kristen,taruhlah natal,,kebetulan beliau beragama muslim,beliau datang dgn mengenakan baju koko dan peci,,lagh ntar bisa2 dibilang islamisasi dong??!! Kalo emg hal itu jdi perdebatan publik,mstinya cari dlu akar permasalahannya. Belum tentu busana yg dikenakannya hasil rancangannya sendiri,,bsa jg itu beli ditoko/butik kan??? Kalo mau nyalahin,nyalahin yg jualnya aja... Lagian tanda aja koq jdi sbuah permasalahan,seolah tersirat ada ketakutan dgn tanda itu. Kalo udah dasarnya beriman,mau di Kristenisasi,Islamisasi,Budhaisasi g bakal mempan. Karna pada hakikatnya iman adalahsumber kekuatan mnghadapi iblis. Jadi positif thinking aja bos..Ok??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya ada penyesalan dari para mualaf yg meninggalkan salib

      Hapus
  4. yaa hak nya umat islam bicara seperti itu.

    BalasHapus
  5. ah....cuma ustad tolol....alias nabi palsu....

    BalasHapus
  6. Ustadznya ganti namanya donk biar jangan dipikir Kristenisasi terselubung... jangan Kristianto tetapi Satanto...

    BalasHapus
  7. TVRI tidak berbobot lagi,,,, kalau tidak sengaja tak mungkin,,,desainernya tu mesti di pecat

    BalasHapus
  8. Yang beli siapa??yang makai siapa??acaranya apa??kok nuduh lain. Klo anda pusing2 menuduh macam2 lihat dulu..siapa yg pakai.. acatanya apa.. aneh bin ajaib mencari kambing hitam..hahaaa..

    BalasHapus
  9. Bagaimana ya jika merka bertemu warga yang memeluk agama Kristen Ortodhok Syria (KOS)? yang memang berhijab adalah aturan agamanya? Padahal agama Kristen Ortodhok Syria jauh lebih dulu dari agama Islam. Memang sih di Indonesia masih sangat baru sehingga terasa/terlihat sangat asing dan dituduh sebagai usaha Kritenisasi (bagi orang yang belum mengenalnya).

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...