Selasa, 19 Juli 2016

Biara Katolik dan Novisiat OFMConv Santo Antonius Padua Tiga Dolok Diresmikan

Biara Katolik dan Novisiat OFMConv Santo Antonius Padua Tiga Dolok Diresmikan
Uskup Agung Medan Anicetus B Sinaga menandatangani prasasti disaksikan Bupati Simalungun dan Dandim 0207 Simalungun di Nagori Siatasan Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun, Jumat (15/07/2016).

SIMALUNGUN - Uskup Agung Medan, Anicetus B Sinaga bersama Bupati Simalungun JR Saragih meresmikan Biara dan Novisiat OFMConv Santo Antonius Padua Tiga Dolok di Nagori Siatasan Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun Jumat (15/07/2016) kemarin.

Dalam peresmian ini Uskup Agung Medan melakukan percikan air suci di gedung biara dan para jemaat yang hadir. Pada pelaksanaan ibadah itu juga dilaksanakan upacara kaul perdana kemudian penandatangan prasasti peresmian.

Dalam sambutannya yang dikutip dari rilis Dinas Komimfo Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/7/2016), JR Saragih, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi kepada gereja Katolik yang telah mendirikan biara di Kabupaten Simalungun, sebagai sarana pendidikan bagi umat Katolik.

JR Saragih berharap dibangunnya biara di Kabupaten Simalungun dapat menambah pastor maupun suster yang dapat mememberikan pencerahan keimanan kepada masyarakat.

“Dari sinilah nantinya lahir para pastor maupun suster. Karena di sini (biara) adalah pusat pendidikan, mereka dididik selama 1 tahun ditempat ini dalam mempelajari dan medalami ilmu keagamaan. Setelah lulus dari dari sini, mereka akan terjun kemasyarakat, memberikan pencerahan,” ujarnya.

Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B Sinaga mengatakan bahwa umat Katolik akan selalu siap mendukung pemerintah dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami dari gereja dan jemaat Katolik selaku warga negara bertekad membangun persaudaraan di seluruh Indonesia. Kami juga antikekerasan dan kami mau membangun bangsa dan negara. Kami menolak korupsi dan kami membela Jokowi untuk rakyat dan kami mau membuat kejujuran agar dihargai bangsa ini,” ujarnya.

Uskup menambahkan bahwa umat Katolik adalah umat beragama yang sangat mencintai kedamaian, yang mendukung kebaikan bersama, membawa persaudaraan, keakraban, dan mendukung pembangunan yang lestari untuk bangsa Indonesia.

“Ini suatu bukti nyata dan di tempat inilah pusat pengembangan itu. Di tempat ini juga diharapkan menjadi tiang obor membawa kedamaian,” tuturnya mengakhiri.

1 komentar:

  1. artikelnya sangat menarik,,
    mantap aku suka sama postinganya,,

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...