Kamis, 22 September 2016

Uskup Sanggau Minta Seluruh Umat Katolik Memiliki, Membaca dan Mewartakan Kitab Suci

Uskup Sanggau Minta Seluruh Umat Katolik Memiliki, Membaca dan Mewartakan Kitab Suci
Lepas balon - Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Yulius Mencucini didampingi Bupati Sekadau Rupinus, Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albertus Pinu melepasa balon ke udara, tanda dibukanya kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) di Betang Youth Center Kawasan Pasar Baru, Kota Sekadau, Senin (19/9/2016).

SEKADAU - Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Yulius Mencucini CP, didampingi Bupati Sekadau Rupinus, Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albertus Pinus resmi membuka kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) di Betang Youth Center Kawasan Pasar Baru, Kota Sekadau, pada Senin (19/9/2016).

Kegiatan yang dibuka sekitar pukul 13:00 WIB itu resmi dibuka ditandai dengan pelepasan balon ke uadara.

Uskup Keuskupan Sanggau Mrg Yulius Mencucini CP mengingatkan kepada umat tujuan BKSN agar seluruh umat katolik memiliki buku kitab suci, membaca kitab suci, menghormati dan mewartakan kitab suci dalam setiap kegiatan baik pribadi maupun berkelompok.

"Hendaknya mengambil bagian yang bertujuan untuk membangun semangat untuk mencintai kitab suci," ujarnya.

Kitab, kata Uskup, merupakan sarana untuk berjumpa dengan Tuhan secara pribadi. Ia pun mengatakan, antusiasme umat begitu tinggi terbukti dengan hadirnya umat katolik yang hadir pada
pelaksanaan pembukaan kegiatan BKSN.

"Pawai ini merupakan pembuktian bahwa umat menghormati dan menjunjung tinggi serta memperkenalkan kitab suci. Kitab suci harus menjadi panutan dan pedoman dan pelita yang terang dan doa paling indah. Kehadiran umat begitu ramai dan penuh antusias dan ini adalah jawaban jika umat Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau menghormati dan merenungkan sabda Tuhan," jelasnya.

Ketua Panitia Kegiatan BKSN Martinus Ridi menuturkan, kegiatan BKSN rutin dilaksanakan setiap tahunnya setiap bulan September. Untuk itu, diharapkan agar umat katolik mampu menghayati dan menerapkan kitab suci dalam kegiatan sehari-hari.

"Kegiatan dilaksanakan pada 19 hingga 24 September yang diikuti yaitu umat katolik, stasi dan kring yang ada dilingkungan Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau," ujarnya.

Ia mengatakan, adapun kegiatan BKSN ada yang telah terlebih dahulu dilaksanakan dan ada yang saat ini sedang berlangsung. Untuk dana, kata Ridi, bersumber pada dana hibah pemda Sekadau dan dari para donatur.

"Terimakasih kami sampaikan dengan tulus kepada pemerintah daerah Kabupaten Sekadau. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa membangun sumber daya manusia khususnya di bidang kerohanian," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...