Minggu, 30 Oktober 2016

Sekolah Negeri di Riau Paksakan Siswi Kristen Pakai Jilbab dan Ucapkan Doa Islam

Sekolah Negeri di Riau Paksakan Siswi Kristen Pakai Jilbab dan Ucapkan Doa Islam
Siswi beragama Kristen, Nova Febrianti dan Mimik Marlina Sihombing.

PEKANBARU - Mimik Marlina Sihombing siswi kelas 1 SMP Negeri Peranap Napal Kabupaten Indragiri Hulu Riau terharu ketika ditanya Rabu (26/10), mengapa pakai jilbab padahal Marlina beragama Kristen.

Tidak hanya memaksakan jilbab kepada non-Muslim, pihak sekolah juga memaksa siswa Kristen untuk berdoa menurut agama Islam sebelum masuk ke dalam kelas.

"Kami sekolah harus pakai jilbab dan ada semacam doa-doa Islam yang harus diucapkan sebelum ke dalam kelas atau sebelum pelajaran dimulai," katanya.

Hal senada juga dituturkan oleh Nova Febrianti kelas 1 SMP Negeri 1 Peranap Napal tidak nyaman atas peraturan yang memaksakan pakaian jilbab untuk seragam sekolah.

"Saya kan Kristen, kenapa harus pakai jilbab, sementara jilbab ini kan identik dengan pakaian muslim" ujarnya.

Sementara itu Bapak Guntur sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Peranap Napal dikonfirmasi lewat selularnya Rabu (26/10), mengakui siswinya itu diwajibkan berjilbab.

"Itu aturan sekolah SMP Negeri 1 Peranap Napal, siswi Kristen pun harus berjilbab," katanya.

Lanjutnya, "Emang salah kalau siswi Kristen berjilbab?" katanya lagi.

"Di mana langit dijunjung di situ bumi dipijak. Maaf saya lagi sibuk," katanya lalu mematikan telepon selulernya.

16 komentar:

  1. Pakaian yang kita kenakan sesungguhnya adalah hasil dari suatu kebudayaan, dan perlu diketahui bahwa tidak ada yang namanya pakaian bernuansa agama. Hanya saja, jilbab biasa disebut pakain muslim (untuk di Indonesia) sedangkan di India, dan di timur tengah masyarakat yang beragama Kristen pun mengenakan Jilbab, ummat Kristen Ortodhok juga berjilbab. Jadi janganlah hanya karena pakaian yang dikenakan menggoyahkan iman. Masalah doa yang beda hanya dalam bahasa. Perlu diingat bahwa Bahasa Arab bukanlah bahasa Agama Islam tetapi bahasa bangsa/negara Arab. Jadi tidak masalah untik berdoa gunakanlah bahasa kalian sendiri dalam hati. Sebelum jilbab diklaim sebagai pakaian muslim (khusus di Indonesia), jilbab sudah dikenakan oleh masyarakat Timr-Tengan dan daerah gurun pasir lainnya, jauh sebelum agama Islam diturunkan Allah ke bumi. Baru kemudian di Indonesia yang mayoritas beragama Islam mengklaim, bahwa jilbab adalah pakaian muslimah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo masalah jilbab gpp,tapi mengucapkan doa itu yang salah

      Hapus
    2. Kalau doanya pakai bahasa kitab tertentu itu yang salah… ada sekolah swasta yang murid nya muslim disuruh maju kedepan buat doa tapi pakai bahasa sehari hari misal ya tuhan berilah kelancaran hari ini…amin

      Hapus
    3. Muslim selalu promosi dalam Islam tidak ada paksaan......BULL SHIT.

      Hapus
    4. Semua di wajibkan hukum Syariah Islam. makanan halal & makanan haram, makanan haram yaitu: mengandung babi, busana Muslim, seorang muslimah wajib memakai jilbab menutup aurat, nabi Abraham, Musa.....sampai nabi Isa beragama Islam, sedangkan Alloh swt belum eksis, muhammad belum lahir, Al-Quran belum menjadi kitab suci,,,, Islam memang licik

      Hapus
    5. Kalau di balik seorang Muslim di sekolah kristen.....di wajibkan berdoa secara Iman Kristen.....pasti Muslim kebakaran jenggot di zolimin oleh orang2 kafir,ancaman kena azab dari alloh wts, azab siksa neraka jahanam bagi orang2 Kafir.

      Hapus
    6. Kadang di sekolah kristen kalau yang muslim pas hari jumat malah suruh jumatan dulu... yang lain pelajaran biasa

      Hapus
    7. Dalam Islam tidak ada paksaan untuk-mu agama-mu, untuk-ku agama-ku......ternyata ......BULL SHIT

      Hapus
  2. Langit NKRI Dijunjung Bumi NKRI Dipijak...Kepala Sekolah itu harus sekolah lagi...sekolah hukum NKRI

    BalasHapus
  3. Semoga Kepala sekolah itu segera dipecat

    BalasHapus
  4. kepala sekolah GOBLOK,JANGAN2 kepseknya ijazah abal-abal.

    BalasHapus
  5. Suruh anak kepsek itu masuk sekolah swasta kristen,biar saya ajarkan anaknya belajar agama kristen,dasar otak ISIS tu kepsek.kepsek otak LOL kau lappet.keluarrrrrrr kau dari NKRI bodat bawa semua keluargamu keluar sekarang juga dari NKRI ini.pindah ke ARAB kau bodat pakai onta

    BalasHapus
  6. Suruh anak kepsek itu masuk sekolah swasta kristen,biar saya ajarkan anaknya belajar agama kristen,dasar otak ISIS tu kepsek.kepsek otak LOL kau lappet.keluarrrrrrr kau dari NKRI bodat bawa semua keluargamu keluar sekarang juga dari NKRI ini.pindah ke ARAB kau bodat pakai onta

    BalasHapus
  7. soal agama dan busana yg identik dengnnya, kiranya sekolah dapat m'pertimbangkan lagi, apalgi doanya. sekolahnya adalah sekolah negeri, bukan swasta.

    BalasHapus
  8. Ne sekolah negri lho....bukan sekolah muslim pak
    Bapak sedang sibuk ya....
    Semoga bapak kepsek yg thomat lg ga sibuk saat malaikat maut mjemput bapak
    Kepala sekolah otaknya kosong ��

    BalasHapus
  9. Mengerikan. Klu pakai penutup kepala saja ga masalah krna bunda Maria juga memakai penutup kepala. Ttpi dipaksa doa Islam. Itu apa2an? Ga diajarkan toleransi dalam bragama. Ingat garuda kita, Bhineka Tunggal Ika pak.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...