Senin, 03 Oktober 2016

Soal Penolakan Gereja, Ahok: Rumah Ibadah Lain yang Tak Berizin Mesti Dibongkar?

Soal Penolakan Gereja, Ahok: Rumah Ibadah Lain yang Tak Berizin Mesti Dibongkar?

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyelidiki permasalahan penolakan warga terhadap kegiatan ibadah di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bahkan mereka memasang sebuah spanduk penolakan yang bertuliskan, "Kami Warga Tanjung Barat RW 4 Menolak Adanya Kegiatan Peribadatan dan Pembangunan Gereja di Wilayah Kami". Pembangunan gereja itu ditengarai tidak ada perizinannya, termasuk izin mendirikan bangunan (IMB).

"Nanti baru kami rapatkan, kami mau selidiki dan cek dulu. Masalahnya kan sekarang gereja itu sudah lama atau belum," kata Ahok di Lapangan Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).

Terkait masalah peruntukan, Ahok mengatakan bahwa banyak tempat ibadah lain yang salah peruntukan sehingga seharusnya permasalahan itu tidak dijadikan alasan untuk menghentikan kegiatan ibadah di sana.

"Kalau kayak begitu, rumah ibadah yang lain mesti dibongkar? Enggak juga toh. Makanya saya enggak bisa putuskan sekarang, sebelum kami gelar perkara," kata Ahok.

Sebelumnya diberitakan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu, Jakarta mendapat surat imbauan Nomor 887/-1.856.21 tertanggal 30 September 2016 yang ditandatangani Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa bangunan rumah ibadah GBKP menggunakan bangunan rumah kantor dan tidak memiliki IMB. Bangunan itu terletak di wilayah Rukun Tetangga (RT) 014, Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa.

Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa masyarakat RW 04 Kelurahan Tanjung Barat keberatan dan menolak kegiatan peribadatan jemaat GBKP karena tidak sesuai dengan perizinan.

Tri menyatakan pihak gereja sebenarnya sudah diminta untuk mengurus izin sampai 26 September lalu, namun tak dapat memenuhi persyaratan. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk menghentikan kegiatan peribadatan.

3 komentar:

  1. Menurut wahid institute banyak mesjid yg tidak memiliki IMB, tetapi mengapa tidak bongkar paksa, kalau masijid di bongkar paksa pasti muslim pasti kebakaran jenggot di zolimin oleh orang2 kafir.....kena azab dari Alloh wts....orang2 kafir laknattullah......Nauzubillah Minzalik.

    BalasHapus
  2. Beginilah nasib minoritas mau beribadah di persulit izin IMB oleh Pemda.Mana bukti toleransi muslim, bhineka tunggal ika.

    BalasHapus
  3. FPI biang Provokator, menghasut warga.....agar tidak memilih Ahok sebagai gebenur DKI Jakarta, FPI menolak Ahok karena ia beretnis Tionghoa, beragama Kristen.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...