Rabu, 02 November 2016

ISIS Minggat, Umat Kristen Irak Beribadah Lagi dengan Damai

First Mass in Two years In Baghdeda

Untuk pertama kalinya, warga Kristen Irak mengadakan misa di Gereja Tak Bernoda di Qaraqosh, Mosul setelah wilayah tersebut direbut kembali dari tangan Islamic State (ISIS).

Suara lonceng gereja pun terdengar hingga ke Mosul. Warga Kristen Irak beribadah di hadapan altar yang hancur dan dinding gereja yang hangus.

"Hari ini, Qaraqosh bebas dari ISIS," kata Uskup Agung Katolik Suriah di Mosul, Petros Mouche saat memulai misa, seperti dikutip Reuters, Selasa (1/11/2016).

Qoraqosh merupakan salah satu wilayah di Irak dengan mayoritas penduduk Kristen serta Katolik. Sejak ISIS menduduki Qaraqosh pada dua tahun lalu, warga Kristen merasa takut akan hadirnya kelompok teroris tersebut.

Saat itu, sempat ISIS mengancam umat Kristen untuk membayar pajak atau masuk Islam. Jika tidak, mereka akan mati. Akibat ancaman tersebut, banyak warga Kristen Qaraqosh akhirnya melarikan diri ke wilayah otonomi Kurdi.

Setelah bebas dari kekuasaan ISIS, warga Qaraqosh merasa aman. Namun menurut Moshe, masih banyak tugas yang harus dikerjakan, terutama pemulihan mental warga.

"Peran kita sekarang adalah untuk memberantas sisa-sisa peninggalan ISIS, termasuk menghapus penghasutan, pemisahan, dan konflik yang terus menjadikan kita korban. Perselisihan politik dan sektarian, menceraiberaikan kita, antara pemerintah dan rakyat. Ini harus dibenahi," lanjutnya.

Agama Kristen dan Katolik hadir Irak sejak abad pertama Sebelum Masehi. Populasi umat Kristen di Irak berkurang drastis setelah adanya rangkaian kekerasan akibat pelengseran Saddam Hussein pada 2003 silam.

2 komentar:

  1. Puji Tuhan ....Wilayah Kurdi Irak mulai terbuka terhadap Injil.....semoga Warga Kurdi Irak banyak yg bertobat menerima Yesus kristus sebagai Tuhan & Juruselamat.

    BalasHapus
  2. Puji Tuhan...... Isis keluar dari Wilayah Qaraqosh, Mosul Irak.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...