Minggu, 27 November 2016

Ustadz Suhendi Akan Bakar Gereja Santa Clara Jika Pembangunan Dilanjutkan

Ustadz Suhendi Akan Bakar Gereja Santa Clara Jika Pembangunan Dilanjutkan

BEKASI - Kurang dari 500 orang dari beberapa ormas Islam kembali melakukan demontrasi, menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara di Bekasi Utara pada Jumat (25/11). Sejak pukul 13.30 WIB, usai Sholat Jumat mereka secara bergelombang mendatangi lokasi yang terletak di Jl Kaliabang, Bekasi Utara.

Secara bergantian, para ustadz berorasi menuding pihak Santa Clara telah melakukan pelanggaran hukum, memanipulasi data dan tandatangan warga pendukung. Karena itu mereka menyatakan menolak pembangunan Gereja Santa Clara. Jika tidak diindahkan mereka berjanji akan berdemo terus.

Bahkan Ustadz mengancam akan membakar Gereja Santa Clara jika tetap dibangun.

“Umat Islam tak segan-segan mengutus para Mujahid yang akan berjihad untuk meratakan dengan tanah bangunan gereja ilegal ini dan membakar sampai tak bersisa,” kata Ustadz Suhendi Syahroni dalam orasinya diikuti seruan Takbir “Allahu Akbar” secara bersautan.

Menurut para orator, jumlah umat Santa Clara hanya segelintir sehingga tidak perlu memiliki gereja dan kalau harus memiliki gereja agar membangunnya di tempat lain.

Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Romo Raymundus Sianipar, OFMCap, pastor paroki menjelaskan bahwa pihaknya tidak sembarangan dalam mengurus izin. Mereka sangat tertib dan disiplin dalam hal administrasi.

“Selama 17 tahun kami mematuhi semua persyaratan dan peraturan. Kami sabar dan telaten meski tantangannya tidak sedikit menggerus pikiran, emosi, perhatian dan sebagainya,” ujar Pastor Ray.

Menyangkut tudingan bahwa umat Katolik di tempat ini hanya segelintir, Sekretaris Dewan Paroki Rasnius Pasaribu menjelaskan bahwa umat Paroki Santa Clara saat ini mencapai 9.422 jiwa dan tersebar di seantero Kecamatan Bekasi Utara. Umat tersebut terbagi dalam 11 wilayah dan 58 lingkungan di bawah penggembalaan 4 orang pastor.

Dengan jumlah umat sebanyak tersebut, namun belum memiliki bangunan gereja, pihak pengurus gereja kesulitan memberikan pelayanan yang maksimal.

Untuk sementara, umat Santa Clara merayakan Misa di sebuah Ruko di Perumahan Wisma ASRI. Ruko yang mereka gunakan hanya mampu menampung sekitar 300 orang sementara umat yang datang mengikuti Misa mencapai 800-an orang. Umat yang tidak kebagian tempat di dalam, menghampar di luar duduk menggunakan kursi plastik di halaman ruko (jalan).

Yang sungguh merepotkan tatkala hujan turun saat Misa berlangsung. Umat harus berdesak-desakan di dalam Ruko dan menepi di teras rumah penduduk. Jika tetap tidak kebagian tempat, sejumlah umat pasrah menggunakan payung atau rela diguyur hujan.

“Seperti tanggal 13 November lalu. Kami harus menggunakan payung dan menepi di rumah tetangga. Kami tidak mengada-ada,” ujar Rasnius sambil memperlihatkan beberapa foto yang menunjukkan umat yang mengikuti Misa menggunakan payung.

Seperti diketahui, IMB Gereja Katolik Santa Clara diterbitkan oleh Walikota Kotamadya Bekasi Rahmat Effendi pada 28 Juli 2015 setelah melalui berbagai tahapan verifikasi yang berkali-kali selama 17 tahun.

“Seluruh persyaratan kami penuhi dengan baik dan benar. Semuanya ada dokumentasinya,” kata Rasnius lagi.

Lebih lanjut Rasnius menjelaskan, isu lain yang biasanya diembus-embuskan adalah Gereja St Clara adalah gereja terbesar se-Asia.

“Dari mana kemampuan kami mendirikan gereja sehebat itu? Tanah kami hanya 6.500 M2, dan di atasnya kami bangun gereja seluas 1.500M2, lalu ada balai pengobatan dan rumah pastor. Belum lagi tempat parkir dan ruang terbuka hijau,” jelas Rasnius sambil memohon doa agar semua ujian ini bisa dia dan saudara-saudarinya di Santa Clara bisa lewati.

Dia juga meminta kepada warga yang menolak agar mau membuka tangan, hati dan diri untuk menerima mereka.

“Kita kan bersaudara, setanah air dan seperjuangan,” pungkas Rasnius.

11 komentar:

  1. Ngajak ribut nich islam radikal,giliran mesjid,mushollah dibangun tak ada kesulitan,nyebut kafir TAPI PAKAI PRODUK KAFIR,DASARRRR GA PAKAI OTAK,

    BalasHapus
  2. Ngajak ribut nich islam radikal,giliran mesjid,mushollah dibangun tak ada kesulitan,nyebut kafir TAPI PAKAI PRODUK KAFIR,DASARRRR GA PAKAI OTAK,

    BalasHapus
  3. TIDAK ILEGAL..SUDAH ADA IJIN KOK...!!!!

    BalasHapus
  4. untung jak gak di tempat kami di kalimantan,cba klo di kalimantan ada yg ngancam waaaaaa tnggal nama ustad tu...... org kalimantan ga kyak di jawa..

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. memang Islam berak.....itulah faktanya.....kalau alloh swt Maha kuasa, tidak perlu di bela oleh umatnya.....malah sebaliknya alloh swt yg membela umatnya

      Hapus
  6. Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin
    Kalau orang yang mengaku Islam tidak akan berperilaku demikian. Karena Islam sendiri melalui Alqur'an tidak pernah untuk mengajak umat merusak, jihad membela suatu kepentingan penguasa, radikal, anarkis, berkata kasar.
    Jika menemukan orang yang ngaku Islam anarkis dll itu bukan orang Islam. Hanya membawa label Islam saja! Sejatinya Islam adalah penyejuk bagi umat Islam itu sendiri dan orang - orang yang ada disekitarnya.

    Ajakan untuk berperang jika konteknya jika Islam sedang terpojok. Maka wajib hukumnya untuk membela Islam. Tapi utk saat ini Islam tidak dalam keadaan terpojok jadi apa yang terjadi bela Islam melalui demo apapun itu bukan demo bela Islam. Tanyakan pada batin masing masing dan mengkaji kembali dahulu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. biksu Myanmar membantai rohinghya, apa anda tanya itu golongan yg mana?
      Israel / yahudi membantai palestina, apa anda tanya itu yahudi yg mana?
      ketika umat islam menolak pembangunan gereja, apa kami perlu tanya itu islam yg mana?

      Hapus
    2. Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin......Islam menjunjung tinggi toleransi.....untukmu agamamu untukku agamaku.....BULL SHIT......ISLAM iri thd pertumbuhan gereja2 di Indonesia yg meningkat pesat & Islam takut jumlah muslim berkurang, di jadikan murtad, takut bersaing.

      Hapus
    3. Islam mengajarkan benih2 kebencian, permusuhan & kekerasan thd orang2 Yahudi, Non Muslim, Murtad.

      Hapus
    4. Yang salah bukan umatnya tetapi ajaran Islam itu sendiri, membunuh orang2 Kafir halal asal berguna bagi Jihad.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...