Minggu, 11 Desember 2016

Pasca Ditemukan Gudang Bom di Bekasi, Natal Tahun Ini Gereja Dijaga Ketat Densus 88

Paska Ditemukan Gudang Bom di Bekasi, Natal Tahun Ini Gereja Dijaga Ketat Densus 88

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Tito Karnavian meminta masyarakat khususnya yang beragama Kristen untuk tidak khawatir jelang Natal dan Tahun Baru. Tito sudah mempersiapkan pengamanan di sejumlah gereja jelang natal guna mengantisipasi tindakan teroris.

"Kami akan fokuskan pengamanan tempat ibadah pada natal dan tahun baru nanti. Untuk pengamanan, ada Ops Lilin mulai tanggal 23 Desember hingga tanggal 2 Januari," kata Tito di Polda Sumut, Sabtu (10/12/2016).

Tidak tanggung-tanggung, dalam pengamanan kali ini, Mabes Polri menurunkan Tim Detasemen Khusus 88 untuk menjaga sejumlah gereja. Nantinya, Tim Densus 88 ini akan melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah.

"Pengamanan melekat pada gereja-gereja tentu ada. Tim Densus juga akan hadir," katanya.

Hal ini dilakukan setelah Densus 88 menangkap tiga orang terkait penemuan bom berdaya ledak tinggi di pinggiran Ibu Kota, yakni Bekasi, Jawa Barat, Sabtu siang (10/12/2016). Dalam penggerebekan tersebut, selain menemukan bom. Densus juga menangkap tiga orang, yang terdiri dari dua laki-laki dan seorang perempuan.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan bom tersebut rencananya akan diledakkan oleh tiga tersangka.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Umar Surya Fana mengatakan bom diduga memiliki daya ledak tinggi. Sebab, bom memiliki ukuran cukup besar yakni mencapai tiga kilogram. Bom dirakit dalam sebuah wadah seperti tempat penanak nasi.

Apabila bom tersebut berhasil diledakkan oleh terduga teroris di ruang terbuka, kecepatan daya ledak bisa mencapai 4.000 kilometer per jam. Selain itu ledakan bisa menghancurkan bangunan hingga benda yang berada dalam radius sekitar 300 meter.

Mengenai dugaan pelaku teror bom ini, Umar Surya menyebut jaringan Bahrum Naim dari Solo, Jawa Tengah. "Ini jaringan Bahrun Naim, Solo," kata Umar.

Diketahui Bahrun Naim sering dikaitkan dengan kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah yang diketahui telah berbaiat ke ISIS. Ia juga disinyalir merupakan orang yang menggugah video kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) melalui akun Facebook yang bernama Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo.

Sumber:

1 komentar:

  1. ISLAM TERORIS : ISIS, AL-QAIDA, BOKO HARAM, MAUJAHIDIN, JIHAD ISLAM, AL- SHABAAD, IKHWANUL MUSLIMIN, FPI, TALIBAN.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...